Mengenal Kota Nabi dan Masjid Nabawi

Masjid Nabawi, ternyata semula hanya berukuran 30 x 35 meter. Kini, luasnya hampir satu kecamatan : 165.000 meter persegi. Kini terdapat 6 ribu tempat wudu dan
25.000 WC.
Madinah merupakan kota suci ke-2 setelah Makkah. Dulukala bernamaYatsrib. Madinah sendiri artinya kota.
Orang sering menyebutnya dengan Madinah Al Munawarah (kota yang menyembuhkan), atau Madinatun Nabiy (Kota Nabi). Kota ini sangat bersejarah. Ibu Kota Daulah Islamiyah yang pertama, yang sekaIius merupakan kota tempat tinggal Rasulullah. Di sini pula beliau wafat.
Kunjungan ke kota Madinah dianjurkan. Meskipun demikian, perjalanan ke Madinah bukanlah termasuk dalam ibadah haji. Jadi, bila kita tidak singgah ke Madinah saat menunaikan ibadah haji, haji kita tetap sah. Hanya saja memang umumnyanya umat Islam sekalian jalan mumpung ke Makkah tidak komplit kalau tidak ke Madinah Berkunjung ke Madinah diluar musim haji bo1eh-boleh saja, malah lebih sepi, sehingga kita benar-benar bisa menikmati kota Rasul ini

Se1ain berziarah kemakam Rasulullah,di sekitar Madinah banyak kita temui tempat-tempat bersejarah dalam perjuangan Islam. seperti Bukit Uhud, Masjid Quba dan Qiblataian, Khandaq dan lain-lain.
Dibandingkan dengan Makkah, Madinah relatif Iebih sejuk masyarakatnya lebih ramah, dan masjidnya Iebih rapi. Ada keuntungannya bila sebelum ke Makkah ke Madinah dulu. Tubuh kita bisa lebih mudah beradaptasi .
Dikelilingi Bukit .
Kota Madinah secara geografis terletak antara39â€? – 40â€?BT dan 24â€? – 25â€? LU.
Permukaan kota rata dan dikelilingi bukit bukit tinggi daratan kota ini adalah kira-kira 600 meter dan permukaan air laut.
Madinah merupakan kota yang subur dan mudah didapat air karena pada zaman dahulu merupakan Oase besar yang adadi tengah-tengah padang pasir.
Rasulullah menjadikan kota ini sebagai tempat tinggal hingga beliau wafat.
Rasulullah pula yang mengganti nama Yastri menjadi al-Madinah al Munawarah yang mempunyai arti Kota yang mendapat cahaya. Nama lainnya yaitu Madinan an-Nabi yang artinya kota nabi
Kota Madinah adalah meerupakan tanah haram, yakni tanah suci yang selain orang Islam tidak boleh masuki.
Sabda Rosululloh “Nabi Ibrahim AS membangun kota Mekkah menjadi tanah Haram dan mendoakan bagi kemakmuran penduduknya. Aku membangun kota Madinah menjadi tanah Haram sebagaimana Nabi Ibrahim mengharamkan kota Makkah dan mendoakan kemakmuran bagi penduduknya seperti Nabi Ibrahim mendoakan penduduk Makkah.�

Mengapa disebut Masjid Nabawi.
Masjid Nabawi adalah masjid ke dua yang disucikan oleh umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah. Masjid Nabawi terletak di pusat kota Madinah.
Dan masjid ini, Rasulullah mengajarkan agama Islam kepada para sahabatnya, dan masjid dipancarkan cahaya Islam keseluruh dunia.
Disebut dengan Masjid Nabawi yang artinya masjid nabi, karena Rasulullah selalu
menyebut masjid ini dengan masjid-Ku.
Beliau bersabda, “Salat di masjidku ini lebih utama daripada salat seribu kalidi masjid lain, kecuali Masjidil Haram�

Masjid ini,mula-mula dibangun oleh nabi beserta sahabat-sahabatnya pada tahun Pertama Hijriyah (622M) seluas 1050 meter persegi (panjang35m dan lebar30m) yang
bersebelahan dengan rumah beliau yang terletak disebelah timurnya. Masjid ini, kala itu sangat sederhana sekali, tiang tiangnya dari batang kurma, atap dari pelepah pohon kurma, dindingnya terbuat dari batu tanah setinggi 2 meter. Terapat 3 buah pintu yaitu disebelah kanan,kiri, dan belakang (sebelah selatan) dan mihrabnya sebelah utara , karena kiblat masih menghadap ke Baitul Maqdis.

Luasnya 165 Ribu Meter persegi
Masjid Nabawi ini mengalam perubahan berkali-kali, kali pertama perluasan oleh Rasulullah sendiri di tahun ketujuh hijrah, setelah Rasulullah memimpin perang Khaibar, sehingga luasnyamenjadi 2475Meter persegi. Demikian seterusnya Masjid Nabawi mengalami perluasan demi perluasan.
Masjid Nabawi sekarang telah menjadi luas 165000 Meter persegi, dengan luas halaman 235000 Meter persegi. Terdapat 10 buah menara dengan ketinggian 104 meter (menara yang baru) dan berdaya tampungi 1 juta orang jamaah di musim haji. Mihrab Masjid Nabawi yang sekarang digunakan sebagai tempat imam waktu memimpin salat berjamaah. Disebut Mihrab Utsmani karena lokasi mihrab ini adalah tempat imamsetelah Masjid Nabawi diperluas oleh Khalifah Usman bin Affan pada tahun 29 H(649M).
Selain Raudah dan makam Rasulullah, di Masjid Nabawi beberapa tempat yang penting untuk diketahui yakni:
1. Tempat juru Adzan, berupa panggung tempat muazin mengumandangkan seruan untuk salat lima waktu dalam sehari.
Masing-masing pintu mempunyai nama, antaranya Bab As-Salam yang terletak di sebelah barat bagian saf pertama, Bab Jibril disebelah timurdisebelah utara makam Rasulullah.
2. Mihrab Sulaiman, adalah mihrab hadiah Sultan Sulaiman bin Salim dari Turki pada tahun 938 H, terletak di tengah disebelah barat mihrab Rasulullah.

Yang menarik, di Masjid Nabawi, terdapat 6.800 unit tempat wudhu dan 25.000 WC yang letaknya di basement halaman masjid. Untuk mengkondisikan ruangan terdapat 6 unit AC sentral dengan kapasitas 34000 ton per jam, diatas lahan seluas 70000 Meter persegi, yang terletak 7 Km disebelah barat Masjid Nabawi.

Raudah hanya 15x22m
Raudah yang mempunyai arti taman adalah lokasi yang berukuran 15x22m didalam masjid Nabawi yang ditandai dengan tiang-tinag putih mulai makam Rasulullah hingga mimbar nabi.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, katanya :� Rasululloh SAW bersabda tempat antara mimbarku dan rumahku adalah salah satu taman dari taman-tman surga dan mimbarku berada diatas telagaku�.
Mimbar yang ada di Ar-Raudah sekarang adalah mimbar yang dibuat dimasa Sultan Muraad Al-Ustmani pada tahun 1600M. Namun letak mimbar ini tepat di tempat mimbar Rasululloh.
Mihrab Nabawi, adalah tempat Rosululloh berdiri menjadi imam solat berjamaah.
Ketika membangn masjid, Rosululloh tidak membuat mihrab, hanya beliau selalu berdiri di tempat yang sama yaitu 6 meter di sebelah timur mimbar.
Pada tahun 90H (712M) Khalifah Umar bin Abdul Aziz memerintahkan membangun bentuk setengah lingkaran di tempat tersebut. Mihrab Nabawi masuk dalam Raudah.

Related Post

Humas PI

“Menuju Era Dakwah Tanpa Batas” ~~Kantor Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman @Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-8888 506640235 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *