Bagaimana Cara Bertetangga dengan Nonmuslim ?

Silahkan Anda cermati keterangan berikut.
Abu Sa’id al-Khudri ra berkata, Rasululloh Saw pernah bersabda, Laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki dan perempuan tidak boleh melihat aurat perempuan, ”Laki-laki tidak boleh berselimut sesama laki-laki dalam satu selimut tanpa busana dan perempuan tidak boleh berselimut sesama perempuan dalam satu selimut tanpa busana ” (HR. Muslim)

Berdasar keterangan diatas, jelas diterangkan bahwa anda tidak dibenarkan mandi bareng walau sesama perempuan, begitu juga laki-laki dengan sesamanya. Karena dikhawatirkan akan saling melihat auratnya masing-masing. Kalau suami-istri tidak dilarang mandi bareng seperti halnya Rasulullah Saw pernah mandi bareng dengan istrinya.

Anda boleh melihat aurat orang lain ketika darurat. Misalnya dokter kandungan yang memeriksa pasienya atau perawat yang membantu memandikan pasiennya. Hal ini diperbolehkan karena ada kaidah hukum yang menyatakan Adharuuratu tubuhul mahdzuurah (sesuatu yang tadinya tidak boleh, menjadi boleh karena darurat). Wallahu a’lam.

Related Post

Humas PI

“Menuju Era Dakwah Tanpa Batas” ~~Kantor Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman @Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-8888 506640235 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *