Warning: include(/home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/zis/phpMyAdmin/setup/test.php): failed to open stream: No such file or directory in /home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/index.php on line 20

Warning: include(): Failed opening '/home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/zis/phpMyAdmin/setup/test.php' for inclusion (include_path='.:/opt/php56/lib/php') in /home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/index.php on line 20

Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/index.php:20) in /home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/wp-content/plugins/php-code-for-posts/php-code-for-posts.php on line 14

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/index.php:20) in /home2/yyudhanto/public_html/percikaniman.org/wp-content/plugins/php-code-for-posts/php-code-for-posts.php on line 14
Lima Kekeliruan Berpikir Penolak RUU Pornografi – Artikel Islam Berita Islami Tanya Jawab Muslim
logo-percikan-iman-sementara

Lima Kekeliruan Berpikir Penolak RUU Pornografi

Hampir seminggu ini ramai dibicarakan rencana pengesahan RUU tentang Pornografi. Para penolak memanfaatkan benar peran media untuk mendukung aksi mereka. Benar saja, karena jika ini disahkan maka berbagai kepentingan mereka akan terganggu sehingga dengan segala cara menggalang opini untuk menolak RUU tersebut. Padahal jalan panjang yang dilalui DPR telah mengakomodasi aspirasi-aspirasi mereka.

Para penolak RUU Pornografi paling tidak telah melakukan lima kekeliruan dalam berfikir yang cukup fatal. Akibatnya, argumentasi yang sering diungkapkan adalah RUU Pornografi akan melarang dan menciderai budaya dan tradisi yang hidup di masyarakat.

Hal Ini disampaikan anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Al Muzzammil Yusuf di Jakarta, Kamis (18/9).

Pertama, penolakan RUU Pornografi itu melupakan nilai-nilai agama yang diagungkan oleh Pancasila, Ke-Tuhanan Yang Maha Esa, yang juga berarti mengagungkan aturan moral luhur yang diajarkan agama,” ujarnya.

Kedua, mereka yang menolak RUU Pornografi itu juga melupakan amanat UUD 45, pasal 31 ayat 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan iman, taqwa, dan akhlaq mulia, dalam rangka pencerdasan bangsa.

Ketiga, para penolak RUU Pornografi itu meremehkan upaya penyelamatan generasi muda dan anak-anak, karena fakta menunjukkan siapapun pelakunya, apapun bentuk pornografinya, yang paling dirugikan adalah remaja dan anak-anak.

Keempat, Mereka itu belum siap berdemokrasi, karena mereka tidak menghormati proses panjang wakil rakyat yang mendiskusikan RUU ini. Bahkan, panja sudah banyak bertoleransi mengurangi dan menyesuaikan RUU dengan aspirasi yang masuk, tapi seakan-akan RUU itu baru bagus kalau seluruh ide mereka yang diterima,” ujarnya.

Kelima, para penolak RUU lebih terinspirasi dan mewakili ide kebebasan Barat, yang jelas-jelas telah gagal melindungi masyarakatnya dari bahaya pornografi.

Andai mereka mau sadar dan berpikir jernih!

Related Post

Humas PI

"Menuju Era Dakwah Tanpa Batas" ~~Kantor Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman @Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-8888 506640235 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *