Bagaimana tentang Hajatan Kematian?

Memang betul air kecing itu najis, namun belum tentu haram diminum. Madzhab Syafi’i berpendirian boleh berobat dengan segala bentuk yang najis, kecuali benda yang memabukkan. Alasannya, Rasulullah saw. membolehkan seorang sahabat yang minum air kencing unta sebagai obat (HR. Bukhari dan Muslim).



Jadi, pengobatan dengan air kencing binatang atau manusia bukan hal baru, pada zaman Rasulullah pun sudah ada. Ini buktinya, hadits riwayat Bukhari-Muslim. Di Indonesia memang baru populer sekarang. Wallahu A’lam

Related Post

Humas PI

"Menuju Era Dakwah Tanpa Batas" ~~Kantor Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman @Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-8888 506640235 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *