Kulitmu sebagai Saksi dan Siksa

Sungguh dahsyat siksa neraka, belum pernah ada yang menyamainya. Sedemikian juga dengan syurga, nikmatnya belum pernah ada yang memperkirakan. Belum ada yang menghirup harumnya apalagi merasainya. Subhanallah..Allah Maha Adil dan Perkasa.

Sungguh rugi orang yang tidak peduli akan agamanya, dan sungguh orang yang beruntung bagi yang mau meresapi karunia Allah yang tiada tara dengan bentuk rasa syukur dan membuktikannya dalam amal saleh.

Allah SWT. Berfirman,


إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا


“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S An-Nisa’:56)

Kulit adalah organ sensitif pada tubuh kita. Tahukah bahwa kulit mengandung sejumlah ujung saraf yang dikeluarkan di antara sel-sel dan membawa sensitifitas rasa, sakit, panas, dan dingin menuju otak melalui urat saraf kita.

Pada kasus kebakaran yang hebat pada kulit, dapat membakar semua lapisan kulit dan membakar semua lapisan saraf, sehingga orang yang terbakar tersebut tidak akan sempat merasakan sakit. Hal itu kebalikan dari orang yang hanya menderita kebakaran pada lapisan permukaan kulit, dimana urat sarafnya masih dapat merasakan rasa sakit akibat terbakar tersebut.

Di akhirat kelak, terdapat siksa yang sangat pedih bagi orang-orang kafir. Siksa yang mampu membakar dan membuat kulit hangus. Untuk meningkatkan siksa sebagai balasan atas apa yang telah mereka perbuat, Allah swt akan mengganti kulit mereka yang telah terbakar dan urat saraf mereka yang telah rusak dengan kulit dan saraf baru yang baik dan sehat, sehingga mereka dapat merasakan rasa pedih dan sakit dari adzab Allah swt, tersebut.

Allah swt. Berfirman,


وَيَوْمَ يُحْشَرُ أَعْدَاءُ اللَّهِ إِلَى النَّارِ فَهُمْ يُوزَعُونَ (١٩)حَتَّى إِذَا مَا جَاءُوهَا شَهِدَ عَلَيْهِمْ سَمْعُهُمْ وَأَبْصَارُهُمْ وَجُلُودُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (٢٠)وَقَالُوا لِجُلُودِهِمْ لِمَ شَهِدْتُمْ عَلَيْنَا قَالُوا أَنْطَقَنَا اللَّهُ الَّذِي أَنْطَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ خَلَقَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (٢١)وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَنْ يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلا أَبْصَارُكُمْ وَلا جُلُودُكُمْ وَلَكِنْ ظَنَنْتُمْ أَنَّ اللَّهَ لا يَعْلَمُ كَثِيرًا مِمَّا تَعْمَلُونَ


“Dan (ingatlah) hari (ketika) musuh-musuh Allah di giring ke dalam neraka, lalu mereka dikumpulkan semuanya. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan. Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan” (Q.S Fushshilat: 19-22).

Dalam ayat tersebut mengungkapkan bahwa para musuh Allah swt. akan dikumpulkan, mulai dari generasi pertama sampai terakhir, seperti satu kelompok yang besar. Mereka akan digiring menuju neraka. Ketika hisab mulai dilakukan, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh keadaan dan posisi yang sulit serta membingungkan, dimana saksi-saksi mereka tidak terdapat dalam hisab tersebut.

Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka akan keluar menghadapi mereka, untuk memenuhi panggilan Tuhan mereka dengan taat dan penuh dengan kepasrahan diri. Organ-organ tersebut akan menceritakan semua yang disembunyikan oleh manusia.

Tak jarang manusia menyembunyikan niat dan semua kejahatan dari Allah swt dan mengira Allah swt, tidak mengetahuinya. Akan tetapi, manusia tidak dapat menyembunyikannya dari pendengaran, penglihatan, dan kulit-kulit mereka sendiri.

Organ-organ tersebut akan membeberkan semua yang telah dikira oleh manusia dapat ditutupi dari Allah swt, Tuhan penguasa semesta alam. Sesungguhnya Dia adalah Allah swt, yang ditaati oleh anggota tubuh manusia dan mereka memenuhi panggilan-Nya.

Berbahagialah manusia yang selelau mengingat akherat..(iRM@)
    

Related Post

Humas PI

“Menuju Era Dakwah Tanpa Batas” ~~Kantor Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman @Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-8888 506640235 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *