bspi-percikan-iman-beasiswa-gratis-donatur

Sukses bersama Beasiswa Percikan Iman

Program Beasiswa Percikan Iman (BsPI) adalah salah satu program unggulan dari ZIS Percikaniman. Alhamdulillah, saat ini sudah sampai BsPI angkatan ke-14, setiap angkatan berjumlah antara 500-1000 peserta beasiswa dengan kategori SMA dan Mahasiswa (Perguruan Tinggi Negeri).
Sesuai visi Beasiswa PINTAR. Tak hanya memberikan beasiswa, yayasan Percikan Iman juga memberikan fasilitas pembinaan religi, bimbingan belajar Pra-Ujian Nasional dan SNMPTN, pelatihan kewirausahaan, outbond dan pengembangan diri bagi Anak asuh.

Sahabat Percikan Iman, kabar menggembirakan adalah pada Kamis 3 November 2016. Salah satu anak asuh sekaligus mentor Beasiswa Percikan Iman (BsPI), Addistyane Puristasari telah selesai menempuh pendidikan dokternya. Addistyane merupakan anak asuh yang menempuh pendidikan Kedokteran di Universitas Padjajaran dari tahun 2011 hingga 2015.

Setelah mendapat gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked), perempuan yang sering disapa Addis ini kemudian melanjutkan pendidikan profesinya dan lulus tahun 2016 di Universitas yang sama. Sehari setelah diwisuda, Addistyane menjalani sumpah dokter dan akan mengawali karir dokternya.

Addis bergabung menjadi anak asuh BsPI wilayah Bandung Kota saat masih menjadi siswa SMA kelas XI di SMAN 24 Bandung di tahun  2009. Setelah lulus SMA, Addis diterima kuliah dan tetap menjadi anak asuh hingga pendidikan dokternya selesai. Ditengah kesibukannya kuliah kedokteran, Addis masih istiqomah melaksanakan kewajibannya untuk mentoring sebagai anak asuh, mementor sebagai pementor, dan aktif pada kegiatan-kegiatan BsPI. Dan sesuai bidangnya pula, Addis juga menjadi tim medis pada kegiatan-kegiatan Yayasan Percikan Iman.

Addis mengaku bahwa dia sangat bersyukur beruntung bisa bergabung di BsPI karena dia bisa mengenal mentoring, menghafal Al-Quran, dan bertemu dengan lingkungan sholeh dan sholeha. Setiap datang mentoring dan pembinaan, Addis merasa dapat men-charge iman. Addis juga menjadi paham kenapa wanita muslimah wajib menutup aurat dengan sempurna.

addistyane-puristasari-dokter-bspi-percikan-iman
Namun, dikarenakan waktunya yang terbatas ditengah kuliah dan kegiatan BsPI, Addis masih merasa masih belum maksimal dalam berkontribusi, sehingga Addis menyampaikan mohon maaf. Tidak lupa Addis menyampaikan terimakasih kepada para donatur, teman-teman BsPI, dan semua pihak-pihak yang tak hentinya mendukung pendidikannya, terutama syukurnya kepada Allah. Addis juga berharap BsPI ke depan lebih baik, kompak, silaturahmi terjaga, dan semakin banyak melahirkan generasi PINTAR (Prestatif, Qur’ani, Kreatif dan Mandiri). Aamiin, semoga harapannya terkabul ya Addis.

Setelah resmi sebagai seorang dokter, semoga Addis dapat mengamalkan ilmunya dan mengabdi untuk masyarakat. Aamiin. Sekali lagi selamat ya dr. Addistyane Puristasari.

Ayo bergabung menjadi peserta Beasiswa…
Ayo bergabung menjadi donatur Beasiswa…

“Mari lahirkan kebaikan untuk melahirkan kebaikan-kebaikan berikutnya”.

Kontak Beasiswa Percikan Iman (BsPI)
Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman
Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 022-8888 5066

Related Post

Humas PI

“Menuju Era Dakwah Tanpa Batas” ~~Kantor Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman @Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-8888 506640235 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *