Pinjami Walau 1 Hari Saja…

Pinjami Aku..Satu Hari Saja

Perlahan….tubuhku diturunkan ke dalam lubang yang sempit…
Namun dengan cepat kemudian badanku ditimbun tanah
Lalu semua orang meninggalkanku
Masih terdengar jelas langkah kaki mereka

Kini aku sendirian…!di tempat yang gelap, tak pernah terbayangkan
Sekarang aku sendiri, menunggu ujian
Suami/istri belahan jiwa pun pergi
Anak… yang di tubuhnya mengalir darahku… juga pergi
Apalagi sahabatku… kawan dekat… rekan bisnis…

Ternyata aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka!!
Menyesal pun… tiada berguna
Taubat tak lagi diterima
Minta maaf… tak lagi didengar..
Kini aku sendirian mempertanggungjawabkan apa yang pernah aku lakukan…

Ya Allah, kalau boleh…
Tolong pinjamkan satu hari saja milik-Mu

Aku akan berkeliling mohon maaf kepada mereka
Yang telah merasakan kezalimanku
Yang susah dan sedih karena ulahku
Yang aku sakiti hatinya
Yang telah aku bohongi

Ya Allah,,,berikan aku satu hari saja . .

Untuk memberi seluruh baktiku untuk ayah ibu tercinta
Demi memohon maaf atas kata-kataku yang keras lagi tak sopan
Maafkan aku, Ayah..Ibu..,
Aku sungguh ingin sujud memohon ridha mereka
Maafkan aku
Aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterimakasih
Atas apa yang mereka korbankan untukku

Ya Allah… pinjamkan satu hari saja . .

Yang akan aku gunakan setiap detiknya
Untuk ruku’ dan sujud kepada-Mu
Beramal shalih dengan tulus
Menyedekahkan seluruh hartaku yang tersisa, di jalan-Mu
Menyesaaaaal… sekali rasanya !
Waktu-waktuku berlalu dengan sia-sia
Bahkan Al Qur’an firman-Mu dengan malas-malasan kubaca
Andai kubisa putar ulang waktu itu..
Tapi… aku telah dimakamkan hari ini…

Sakitnya sakaratul maut masih menancap pada setiap senti tubuhku yang kini kaku
Tenggorokanku serasa ditancapi dahan besar yang penuh duri tajam
Lalu dahan itu ditarik dengan sekuat tenaga oleh malakul maut
Sakit…. sakit sekali…
Seratus tahun pun tak hilang rasa sakit ini…
Kulit dan tulangku seperti digergaji lalu direbus dalam belanga
Nyeri… panas….masih terasa
Dagingku pun terasa terlepas dari tulangnya
Duhai … kerasnya tarikan malakul maut itu…

Seandainya aku masih bisa bercerita…
Tentu tak akan tenang tidur teman-temanku yang masih hidup
Seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak..
Andai saja mereka tahu…

Baru beberapa saat dalam gelap…
Masih terdengar sayup-sayup suara sandal orang-orang yang meninggalkanku…
Tanah kuburku masih gembur
Baru saja ditidurkan sendirian

Aku lihat tanah kuburan ini makin lama makin menyempit
Dari kiri, kanan, atas dan bawah, makin mendekat
Aku ngeri… mereka terus menghimpitku dengan kejam
Aku ingin berteriak…tapi tak mampu…
Tubuhku remuk, rusukku bertindihan
Organ-organ dalamku hancur

Inilah yang dijanjikan Allah pada semua mayat, termasuk mayat orang shalih
Akankah diluaskan lagi kuburku setelah ini?
Bagaimanakah aku menjawab pertanyaan ujian setelah ini?

O…andaikan aku bisa keluar dari sini…

SAHABATKU . .
MASIHKAH KITA INGIN MENAMBAH
DOSA2 KITA SETELAH MEMBACA
JERITAN DARI KUBUR INI . .

ingat ajal tdk menunggu tobat kita . .dan PASTI DATANG ‼️
Semoga kita bisa mengubah sikap dan prilaku kita,…
Aamiin …..

 

Related Post

Humas Percikan Iman

Humas Percikan Iman

Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *