Bandung & Sekitarnya
Shubuh : 4:02 | Terbit : 5:25 | Dzuhur : 11:37 | Asar : 15:01 | Magrib : 17:51 | Isya : 19:04 WIB TIM HUMAS: percikaniman yyudhanto
Info Penting!
  • Gabung! Dakwah MAYA di http://www.facebook.com/kajianmpi and http://twitter.com/percikaniman.
Kategori : Artikel Islam
Allah Menolong Hamba yang Penolong

Posted by homepi on 15 April 2013 | Comment 9 | dibaca : 5247

Allah Menolong Hamba yang Penolong

Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: "Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya". (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba'in An Nawawi hadits ke 36).

Apabila kita mengetahui bahwa sebenarnya kita mampu berbuat sesuatu untuk menolong kesulitan orang lain, maka segeralah lakukan, segeralah beri pertolongan. Terlebih lagi bila orang itu telah memintanya kepada kita. Karena pertolongan yang kita berikan, akan sangat berarti bagi orang yang sedang kesulitan.

Cobalah bayangkan, bagaimana rasanya apabila kita berada di posisi orang yang meminta pertolongan pada kita, Dan sungguh Allah SWT sangat mencintai orang yang mau memberikan kebahagiaan kepada orang lain dan menghapuskan kesulitan orang lain.

Berikut beberapa hadits yang menerangkan tentang keutamaan menolong dan meringankan beban orang lain:
(1) Pada suatu hari Rasululah SAW ditanya oleh sahabat beliau : "Ya Rasulullah,  siapakah manusia yang paling dicintai Allah dan apakah perbuatan yang paling  dicintai oleh Allah ? Rasulullah SAW menjawab : "Manusia yang paling dicintai oleh  Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia  yang lain; sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan  kegembiraan kepada orang lain atau menghapuskan kesusahan orang lain, atau  melunasi hutang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan  kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk  menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri'tikaf di  masjidku ini selama satu bulan " ( Hadits riwayat Thabrani ).

(2) Setiap gerakan pertolongan merupakan nilai pahala " Siapa yang menolong  saudaranya yang lain maka Allah akan menuliskan baginya tujuh kebaikan bagi  setiap langkah yang dilakukannya " (HR. Thabrani ).  

(3) Memberikan bantuan juga dapat menolak bala, sebagaimana dinyatakan " Sedekah  itu dapat menolak tujuh puluh pintu bala " (HR Thabrani ). Pertolongan  Allah kepada seseorang juga tergantung dengan pertolongan yang dilakukannya  antar manusia. "Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama  hamba itu menolong orang yang lain". (Hadits muslim, abu daud dan tirmidzi)

 

(4) Lebih hebat lagi, membantu orang yang susah lebih baik daripada ibadah umrah,   sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih berikut ini: "Siapa yang berjalan menolong   orang yang susah maka Allah akan menurunkan baginya tujuh puluh lima ribu  malaikat yang selalu mendoakannya dan dia akan tetap berada dalam rahmat Allah  selama dia menolong orang tersebut dan jika telah selesai melakukan pertolongan  tersebut, maka Allah akan tuliskan baginya pahala haji dan umrah dan sesiapa  yang mengunjungi orang yang sakit maka Allah akan melindunginya dengan tujuh puluh lima ribu malaikat dan tidaklah dia mengangkat kakinya melainkan akan  dituliskan Allah baginya satu kebaikan, dan tidaklah dia meletakkan tapak  kakinya untuk berjalan melainkan Allah angkatkan daripadanya, Allah akan ampunkan baginya satu kesalahan dan tinggikan kedudukannya satu derajat sampai dia duduk disamping orang sakit, dan dia akan tetap mendapat rahmat sampai dia   kembali ke rumahnya " (HR Thabrani ).

(5) Memberikan bantuan juga dapat memadamkan kemarahan Tuhan, perhatikan hadits berikut ini: "Sesungguhnya sedekah yang sembunyi-sembunyi akan memadamkan  kemarahan Allah, dan setiap perbuatan baik akan mencegah keburukan dan silaturrahmi itu akan menambah umur dan menghilangkan kefaqiran dan itu lebih baik daripada membaca laa haula wa laa quwwata illaa billah padahal dengan membacanya saja akan mendapat perbendaharaan surga dan dengan berbuat baik itu  juga dapat menyembuhkan penyakit dan menghilangkan kegelisahan " (HR. Thabrani ).  

(6) Menolong orang lain juga dapat mengampuni dosa. "Siapa yang berjalan untuk  membantu saudaranya sesama muslim maka Allah akan menuliskan baginya suatu  kebaikan dari tiap langkah kakinya sampai dia pulang dari menolong orang  tersebut. Jika dia telah selesai dari menolong saudaranya tersebut, maka dia  telah keluar dari segala dosa-dosanya bagaikan dia dilahirkan oleh ibunya, dan  jika dia ditimpa kecelakaan (akibat menolong orang tersebut) maka dia akan  dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab "  (HR. Abu Ya'la ).

(7) Allah SWT akan memberikan surga kepada orang yang menolong meringankan beban hidup orang lain. Perhatikan hadits berikut ini: " Sesiapa yang bersikap  ramah kepada orang lain dan meringankan beban hidupnya baik sedikit maupun  banyak maka kewajiban bagi Allah untuk memberikan kepadanya pelayanan dengan  pelayanan surga " (HR Thabrani ).

(8) Orang yang menolong orang yang sakit laksana berada dalam taman surga, seperti dinyatakan oleh hadits: "Siapa yang mengunjungi seseorang  yang lain maka dia mendapatkan rahmat Allah dan siapa yang mengunjungi orang  yang sakit maka dia seperti berada di dalam taman-taman (raudhah) surga " (HR Thabrani ).

(9) Membantu orang lain juga merupakan ibadah shalat dan sedekah, sebagaimana  dalam hadtis disebutkan :" Amar Makruf dan mencegah kemungkaran yang kamu  lakukan adalah shalat. Menolong orang yang susah juga merupakan shalat.  Perbuatan menyingkirkan sampah dari jalan juga shalat dan setiap langkah yang  engkau lakukan menuju tempat shalat juga merupakan shalat "     (HR. Ibnu Khuzaimah ).

Setelah kita mengetahui keutamaan membantu dan meringankan kesulitan orang lain, masih enggankah kita memberikan bantuan dan meringankan kesulitan orang lain? Terlebih lagi bila orang yang kesulitan, telah meminta langsung pertolongan kepada kita, pantaskah kita sebagai orang beriman mengabaikan permintaan pertolongan yang dimohonkan? Padahal kita mempunyai kemampuan dan kesanggupan untuk membantunya.

Apakah kita akan mengabaikan kesempatan berbuat amal kebaikan dan menghilangkan kesempatan menjadi hamba yang dicintai Allah karena keengganan kita membantu saudara semuslim yang sedang kesulitan dan meminta pertolongan dari kita? Apa yang membuat kita menjadi enggan memberikan pertolongan, bukankah semua, segala sesuatu yang kita miliki sebenarnya dari Allah, lalu mengapa saat Allah mengirimkan hamba-Nya yang kesulitan datang pada kita,  kita berpaling dan tidak menghiraukan?



Kita harus ingat, bahwa kita ini berada dalam pengawasan Allah,  jiwa, harta dan segala sesuatu yang kita miliki berada dalam genggaman-Nya. Sebaiknya kita selalu mengusahakan agar dalam hidup, kita tidak mengundang murka dan azab Allah. Bila ada orang datang memohonkan suatu bantuan, mungkin saja Allah SWT sedang menguji kita melalui orang tersebut.


Perhatikan sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini:" Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla berfirman di hari kiamat," Wahai anak Adam, dulu Aku sakit tetapi engkau tidak menjenguk-Ku." Manusia bertanya," Tuhanku, bagaimana kami dapat menjenguk-Mu sedangkan Engkau adalah Tuhan alam semesta?"
Tuhan menjawab," Tidak tahukah engkau bahwa si fulan sakit, tetapi engkau tidak menjenguknya? Tidak tahukah engkau jika engkau menjenguknya, engkau pasti dapati Aku ada di sisinya."
Tuhan berfirman lagi," Wahai anak Adam, dulu Aku minta makan kepada engkau tetapi engkau tidak memberi Aku makan."
Manusia bertanya," Tuhanku, bagaimanakah aku dapat memberi-Mu makan sedangkan Engkau adalah Tuhan alam semesta?"
Tuhan menjawab," Tidak tahukah engkau bahwa hamba-Ku si fulan meminta makan kepadamu dan engkau tidak memberinya makan? Tidak tahukah engkau bahwa jika engkau memberinya makan, engkau pasti dapati ganjarannya ada di sisi-Ku."
Tuhan befirman," Wahai anak Adam, dulu Aku minta minum kepadamu dan engkau tidak memberi-Ku minum."
Manusia bertanya," Tuhanku, bagaimanakah aku dapat memberi-Mu minum sedangkan Engkau adalah Tuhan alam semesta?"

Tuhan berfirman," Hamba-Ku fulan meminta minum padamu dan engkau tidak memberinya minum. Apakah engkau tidak tahu bahwa seandainya engkau berikan ia minum engkau pasti dapati ganjarannya ada di sisi-Ku." ( HR. Muslim dari Abu Hurairah ra)



Perhatikan hadits Rasulullah SAW diatas dengan seksama, Allah SWT  bersama orang-orang yang menderita,  kepiluan hati mereka adalah kepiluan Tuhan. Rintihan mereka pada manusia adalah suara Tuhan. Tangan mereka yang menengadah adalah tangan Tuhan. Ketika seseorang memberikan derma kepada fakir miskin atau seseorang memberikan bantuan atas kesulitan orang lain, sebelum sedekah dan sebelum pertolongan tersebut sampai di tangan orang yang membutuhkan, tangan Tuhanlah yang pertama-tama menerimanya.

Namun kadang ada dari kita yang masih lebih "mempercayai apa yang ada ditangan kita, ketimbang apa yang ada ditangan Allah." Hingga kadang seseorang merasa sangat sulit sekali untuk bisa memberikan suatu bantuan pertolongan betapapun sebenarnya ia mampu. Ini mungkin karena orang  itu lebih memikirkan kedepannya nanti bagaimana, kalau ia memberikan pertolongan. Ini yang disebut dengan "lebih mempercayai apa yang ada ditangannya sendiri, ketimbang apa yang ada ditangan Allah" padahal seluruh hidupnya, jiwa raganya, ada ditangan Allah. Tapi dia masih lebih mempercayai apa yang ada ditangannya, ketimbang apa yang ada ditangan Allah. Orang ini masih lebih mempercayai akal pikiran /logika nya.

Padahal Allah SWT lah Yang Maha Menggenggam segala sesuatu, Allah SWT lah Yang Maha Lebih mengetahui segala sesuatu yang akan terjadi nantinya, seperti, apa yang akan terjadi bila ia memberikan pertolongan dan apa yang akan terjadi bila ia tidak memberikan pertolongan, yang sebenarnya ia mampu untuk menolong.

Allah SWT Maha Memudahkan, Maha Menyulitkan, Maha Menyaksikan, Maha Mengatur segalanya. Maha Meninggikan, Maha merendahkan. Allah SWT lah yang Maha  Kuasa Memberikan apa saja kepada siapapun yang dikendaki-Nya dan menarik atau mengambil apa saja, dari siapapun yang dikendaki-Nya. Kekuasaan Allah SWT tidak terbatas dan tidak terhingga.

Karena itu, bila ada seseorang yang datang atau menghubungi kita meminta suatu pertolongan dan kita mengetahui bahwa kita mampu memberikan pertolongan yang diminta, maka segeralah berikan pertolongan.



Sebaiknya kita menjadi seorang hamba yang benar-benar bisa "mempercayai apa yang ada ditangan Allah, ketimbang apa yang ada ditangan kita sendiri". Dan sebaiknya kita benar-benar bisa menjadi hamba Allah yang lebih mempercayai Ilmu Pengetahuan Allah yang Maha Meliputi segala sesuatu, ketimbang akal pikiran/logika kita yang sangat terbatas, agar kita tidak ragu terhadap segala kemungkinan yang terjadi bila kita memberikan bantuan pertolongan terhadap seseorang.

Sadarilah segera, bahwa semua, seluruh hidup kita ini, berada dalam genggaman-Nya, Allah yang Menggenggam segala sesuatu, Mengatur segala sesuatu. Jangan sampai akal pikiran kita yang terbatas serta kecemasan kita memikirkan "bagaimana atau apa yang akan terjadi pada kita, kedepannya nanti bila kita memberikan pertolongan" membuat kita menjadi hamba Allah yang tidak perduli dan enggan memberikan pertolongan walau sebenarnya kita mampu.

Janganlah mengundang kesulitan dalam hidup kita, jangan mempersempit urusan kita, dan jangan mengundang azab dan murka Allah. Tapi undanglah kemudahan, kelapangan urusan, cinta, kasih sayang dan pertolongan dari Allah, dengan memberikan bantuan, pertolongan kepada orang yang membutuhkannya.  (Dewi Yana)

Kiriman dari Jamaah MPI

 

9 Komentar

 
 
Jaket Korea Style
Pada : Sabtu, 27 April 2013 / 09:27:50

Subhanalloh artikelnya bagus gan :)

 
tuppy
Pada : Sabtu, 27 April 2013 / 14:05:34

terima kasih pencerahannya

 
nasrullah
Pada : Senin, 29 April 2013 / 21:19:24

Terima kasih Ustad... sukses selalu untuk syiarnya.. mohon izin share..

 
Neti Kusmiati
Pada : Selasa, 30 April 2013 / 23:28:54

Jazakalloh Khoir, atas artikel-artikel dari Percikan Iman, saya minta izin untuk menyampaikannya di acara majlis talim, semoga menambah baraqah tulisan ini... terimaksih

 
halimatusyadiyah
Pada : Kamis, 09 Mei 2013 / 00:25:01

terimakasih ustad...artikelnya sungguh bagus,maaf apkah artikelnya bisa jadi bahasan fokus pada majalah percikan iman bulan berikutnya

 
trisna w
Pada : Selasa, 28 Mei 2013 / 12:27:57

sy seorang pemuda berusia 28 tahun saat ini sedang dekat dengan seorang akhwat. untuk menghindari zina saya ingin menikah secepatnya. saya bekerja sebagai karyawan pabrik dengan gaji bulanan1,6jt perbulan. sy membutuhkan bantuan untuk pernikahan sebesar 15jt. bagi saudara2 seiman di manapun anda berada sy mohon jika ada pinjamkanlah sy uang sebanyak 15jt dan sy akan mencicil tiap bulan 300rb selama 5 tahun. semoga ada di antara saudara semua yg bisa membantu saya. amiin. (tlp 02293893288)

 
andi
Pada : Jumat, 01 Nopember 2013 / 08:10:32

assallammualaikum.wr.wb para sahabat seiman ...saya adalah pria usia 34th domisili di bekasi...kami saat ini sedang dalam musibah..yg efeknya sangat dashyat dlm kehidupan kami..menghancurkan pekerjaan saya...bahkan hampir merusak aqidah saya dan istri saya..rumahtangga kami dilanda guncangan dashyat....kami sedang terlilit hutang..sebesar 45juta.sendi sendi ekonomi kami sudah luluh lantah...kami sudah berusaha cari pertlongan tapi blm juga ada hasilnya...kami hampir putus asa...ssistri sy pun semaki stres hingga kandungan nya ssangat terganggu.bahkan sudah hampir nekad ingin bunuh diri...sy stres hadapi guncangan ini..hingga yg sangat mengguncang pikiran sy adalah..istri sy dapat tawaran disuruh minta bantuan ke sealah satu pendeta digereja...saya kaget dapat berita itu...ya Allah..sy gemetar..dengarnya...wahai kawan dan saudara ku..tolonglah kami...kami sangat memohon bantuan....bila ada yg membntu ..sy akan bakti sama dia...sy anggap itu pinjaman dan sy akan bekerja apapun.pd orang yg menolong sy.....kamihampir putus asa...jangan sampai aqidah kami di beli...naudzubillah.....ngga henti kami slalu sujud dan berdoa..kiranya di sini kami dapatkan sebuah pertolongan....ini no tlp sy..087861005458......sy sangat mengharapkan ...wassalammualaikum.wr.wb

 
dhiana
Pada : Minggu, 16 Februari 2014 / 10:13:26

Assalamualaikum wr wb. Kepada sodara sodariku seiman seaqidah. Malu rasanya menggoreskan keluhan ini, tapi saat ini sy dalam posisi yang sangat bingung dan berharap rahmat dan pertolongan Allah melalui goretan ini dari tangan tangan penolong yang digerakkan hatinya oleh Allah s.w.t. Saat ini sy mengalami jeratan hutang riba ,hutang yang berbunga,dan proses ini membuat sy sering berbuat dosa dg mebggunakan uang makan untk menutupi bunga dari pinjaman, namun pinjaman pokok tetap tak terlunasi. Dari sini tiap bulan sy gali lubang dan menutup lubang dg pinjam lg dg bunga pula, sy ingin sekali bertobat tp bagaimana menyelesaikannya bingung. Krn jika pinjaman 1 jt maka bunga perbulan 300 rb. Sdg sy ada pinjaman saat ini pada 3 tempat skitar 20 jt, sdg sy hanya dapat mencicil 2 jt peebulan hanya untk bunga saja, itupun msh kurang, kadang jg pake beberapa uang kawan namun itupun tetap cepat dkembalikan shg memang tambal sulam utang sy ga selesai. Sy ingin bertobat....sungguh..ingin hidup apa adanya, tp?sy ingin cepat bebas dan lunasi hutang. Bagi para musliminat yg diberkahi rezeki, bisakah membantu sy untk melunasi hutang ini, sy akan bayar perbulan 2 jt, sehingga dalam 1 tahun kedepan sy tak lg terlilit hutang. Jika ada yg berhati mulia mohon tolong saya, dan email ke sy dan sy akan beritahu alamat dan no tlp sy sejelas jelasnya dan jg dia sungguh berniat membantu, sy bersyukur dan senang jika dpt didampingi untk langsung ketempat orang yg menghutangi sy dg bunga. Semoga Allah memberi jalan keluar bagi hamba ini yang ingin bertobat dari dosa riba dan dosa lainnya. Aminnn,...dhianaachmad@yahoo. co.id

 
herdi
Pada : Sabtu, 07 Juni 2014 / 04:19:06

mintalah sama Allah,jangan minta bantuan di internet. saya sudah mencoba kirim email bantuan sana sini gada tanggapan. gada orang di dunia maya yg benar peduli sesama..

 

Kirim Komentar

 
 
Nama :
E-mail :
Website :
Komentar :
Jawab :
     
   

Buku Khazanah

Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim
Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim
dr. Untung Sentosa, M.Kes., Aam Amiruddin, M.Si
Rp. 37.500,-
Kode : K0027

Mayoritas masyarakat kita masih memandang seks bukanlah prioritas penting dalam membina rumah tangga. Bahkan tidak sedik ... Baca »

PELUANG
Pusat buku bermutu karya Ust. Dr. Aam Amiruddin
www.khazanahintelektual.com
Tim Pengurus Kematian Percikan Iman | Melayani Sesuai Syariah | Telp.08122-119-189/022-4238445
tpk.percikaniman.org
Kajian Ahad Pagi Bandung @Majelis Percikan Iman
MPI (Majlis Percikan Iman)
Investasi Tiada Batas untuk Akherat yang Abadi
http://wakaf.percikaniman.org
Profil,buku,jadwal,video aktifitas Dr.Aam Amiruddin
Pusat Artikel Islam, Tanya Jawab dan Dakwah
Kontak ZIS telp.022-76888795/081802023030
Pengelola Zakat Infaq Percikan Iman ZISWAF Amany
Kumpulan Software, Program dan Aplikasi Islam
http://software-islam.percikaniman.org/