Bandung & Sekitarnya
Shubuh : 4:26 | Terbit : 5:48 | Dzuhur : 11:39 | Asar : 15:01 | Magrib : 17:33 | Isya : 18:44 WIB TIM HUMAS: percikaniman yyudhanto
Info Penting!
  • Hadiri Kajian Ahad Pagi MPI (19/05/2013) di Masjid Al-Murosalah, jam 8-11 Bersama Ust. Dr. Aam Amiruddin.
Kategori : Artikel Islam
Kisah Tiga Penyelam

Posted by homepi on 25 Mei 2012 | Comment 3 | dibaca : 1306

Kisah Tiga Penyelam

Tersebutlah tiga orang lelaki di tengah lautan. Mereka menumpang sebuah perahu sederhana. Mereka berada di sana bukan sedang tersesat. Mereka menyengaja datang untuk mencari kerang mutiara. Mereka membawa peralatan menyelam dan tabung oksigen yang hanya berkapasitas tiga jam. Karena tabung oksigen hanya satu, mereka tidak bisa menyelam bersama-sama. Mereka sepakat menyelam satu per satu dengan jatah waktu masing-masing selama satu jam.

Setelah menurunkan jangkar sederhana, turunlah orang pertama dengan peralatan selam. Begitu menyelam, penyelam pertama begitu terpesona dengan pemandangan bawah laut. Dia terus berdecak kagum dengan karang-karang serta ikan-ikan yang berenang ke sana kemari. Saking asyiknya, tanpa terasa, waktu satu jam sudah habis. Karena sudah sepakat, penyelam pertama pun kembali ke permukaan tanpa membawa satu pun kerang mutiara.



Kini giliran penyelam kedua. Setelah mengenakan peralatan, dia langsung menceburkan diri ke laut. Begitu menyelam, dia tidak tergoda dengan panorama bawah laut yang memesona. Dia sibukkan diri dengan misi semula, yakni mencari dan mengumpulkan kerang mutiara sebanyak-banyaknya. Begitu waktu satu jam habis, penyelam kedua segera timbul ke permukaan dengan kerang mutiara yang banyak.

Sekarang giliran penyelam ketiga. Dia langsung menyelam ketika peralatan sudah dikenakannya. Begitu sampai di bawah laut, dia begitu terpesona dengan pemandangan laut. Namun, dia juga tidak lupa dengan misinya mencari kerang mutiara. Maka, yang dia lakukan adalah berusaha mencari kerang mutiara sembari menikmati pemandangan laut yang sayang untuk dilewatkan. Satu jam kemudian, dia sudah timbul di permukaan dengan kerang mutiara yang cukup, serta pengalaman mengasyikkan di bawah laut dengan panoramanya yang indah. [Fatih] 

 

Sumber : MaPI edisi Mei 2012

 

3 Komentar

 
 
Endy
Pada : Minggu, 27 Mei 2012 / 18:06:15

Layaknya waktu kita hidup di dunia, jangan lupa misi akhirat tanpa menyia-nyiakan dunia

 
Aang
Pada : Sabtu, 28 Juli 2012 / 22:47:58

Tujuan kita ke akhirat ke sgala pencipta keindahan maka dunia akan mengikuti dg segala keindahaanya.

 
Dwi Apriani
Pada : Sabtu, 25 Agustus 2012 / 23:01:29

Ketika berikhtiar meraih kebahagiaan Ukhrowi, Janganlah lupa dengan kebahagiaan Duniawi

 

Kirim Komentar

 
 
Nama :
E-mail :
Website :
Komentar :
Jawab :