Bandung & Sekitarnya
Shubuh : 4:26 | Terbit : 5:48 | Dzuhur : 11:39 | Asar : 15:01 | Magrib : 17:33 | Isya : 18:44 WIB TIM HUMAS: percikaniman yyudhanto
Info Penting!
  • Hadiri Kajian Ahad Pagi MPI (19/05/2013) di Masjid Al-Murosalah, jam 8-11 Bersama Ust. Dr. Aam Amiruddin.
Kategori : Ir. Bambang Pranggono, MBA
MATINYA LAUT MATI

Posted by homepi on 17 Februari 2012 | Comment 3 | dibaca : 2993

MATINYA LAUT MATI
Laut Mati menjadi favorit tempat beristirahat para raja sekelas Herodes dan Cleopatra.

"Kaum Luth telah mendustakan peringatan itu. Sungguh Kami kirim pada mereka badai batu, kecuali keluarga Luth, yang Kami selamatkan di waktu sahur." (Q.S Al-Qamar [54]: 33-34)

Kalau kita naik mobil dari Amman - ibukota Jordania - ke Jerusalem, di tengah perjalanan atau lebih tepatnya di KM 37 ada sebuah persimpangan. Jika belok ke kiri, kita akan menemui jalan yang terus menurun sepanjang 10 km. Dan, sampailah kita pada tempat paling rendah di muka bumi, minus 423 m di bawah permukaan laut. Di sini, terbentang danau yang saking luasnya disebut laut dan dinamakan Bahrul Mayyit atau Laut Mati.


Disebut demikian karena di danau ini tidak ada kehidupan sama sekali akibat kadar garam yang sangat pekat, yakni 33,7% atau hampir 10 kali lebih asin dari air laut lain. Hal ini juga yang membuat orang bisa terapung walau tidak pandai berenang. Posisinya sebagai tempat terendah di bumi menyebabkan sinar ultra violet matahari harus menembus lapisan udara hampir setengah kilometer sebelum sampai ke kulit kita. Maka, berjemur di sini lebih aman dibandingkan pantai-pantai lain.

Apalagi lumpurnya mengandung mineral magnesium chlorida, sodium, potassium, dan lain-lain yang baik untuk kesehatan kulit. Pantas kiranya jika sejak ribuan tahun lalu, Laut Mati menjadi favorit tempat beristirahat para raja sekelas Herodes dan Cleopatra. 



Daerah ini juga menjadi pentas sejarah beberapa Nabi, seperti Musa, Daud, dan Luth. Di ujung selatan danau, ada perbukitan dengan bebatuan kapur. Salah satunya dipercaya sebagai istri Nabi Luth yang dikutuk menjadi batu karena menolak meninggalkan kota Sodom yang merupakan pusat kaum homoseksual.

Tapi sayang, volume Laut Mati ini menyusut 30 cm setiap tahun akibat penguapan air. Hal ini diperparah dengan berkurangnya pasokan air dari sungai Jordan yang mengalirkan air dari danau Galilea. Memang, air sungai Jordan banyak dimanfaatkan penduduk setempat untuk keperluan pertanian, industri, dan rumah tangga.

Para ahli memperkirakan bahwa Laut Mati akan kering pada 2050. Setelah itu, kita hanya akan melihat lahan gersang yang pernah menjadi lokasi Laut Mati yang sudah mati. Namun tetap, Laut Mati akan menjadi peringatan tentang murka Allah pada perilaku homoseksual. Wallahu a'lam.

 

3 Komentar

 
 
santi widiastuti
Pada : Rabu, 06 Juni 2012 / 21:11:28

bagus artikelnya... jadi pengen nyoba berenang di laut mati....

 
izul the prince izul jaka rekstra
Pada : Kamis, 15 Nopember 2012 / 23:50:07

saya juga ingin renang kesana sbelum kering

 
Membuat-buat
Pada : Senin, 25 Februari 2013 / 02:27:52

memang laut mati itu salah satu keajaiban yang tidak ternilai. saya juga pernah tidak menyangka klo ada laut yang bisa bikin orang terapung

 

Kirim Komentar

 
 
Nama :
E-mail :
Website :
Komentar :
Jawab :
     
   

Buku Khazanah

Al Qur'an Terjemah AL-MUASIR
Al Qur'an Terjemah AL-MUASIR
Dr.Aam Amiruddin, Lc, M.Si
Rp. 80.000,-
Kode : K0066

Telah Terbit! Satu-satunya Al-Qur'an di Indonesia dengan terjemah Kontemporer "AL-MUASIR". Al-Muasir adalah Mushaf A ... Baca »

PELUANG
Pusat buku bermutu karya Ust. Dr. Aam Amiruddin
www.khazanahintelektual.com
Tim Pengurus Kematian Percikan Iman
www.percikaniman.org
Investasi Tiada Batas untuk Akherat yang Abadi
http://wakaf.percikaniman.org
Kumpulan Software, Program dan Aplikasi Islam
http://software-islam.percikaniman.org/