Bandung & Sekitarnya
Shubuh : 4:37 | Terbit : 5:58 | Dzuhur : 11:50 | Asar : 15:12 | Magrib : 17:44 | Isya : 19:04 WIB TIM HUMAS: percikaniman yyudhanto
Info Penting!
  • Gabung! Dakwah MAYA di http://www.facebook.com/kajianmpi and http://twitter.com/percikaniman.
Kategori : Tanya Jawab Islam
Bolehkah Membatalkan Khitbah?

Posted by admin on 28 Januari 2010 | Comment 0 | dibaca : 1478

Re: Bolehkah Membatalkan Khitbah?
Khitbah dengan nikah lebih kuat ikatan nikah. Ikatan pernikahan saja bisa ada pemutusan, apalagi khitbah. Khitbah itu konsekuaensinya cuma satu yaitu anda tidak boleh menerima lamaran dari orang lain sampai anda membatalkannya.


عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: اَلْمُؤْمِنُ اَخُو اْلمُؤْمِنِ فَلاَ يَحِلُّ لِلْمُؤْمِنِ اَنْ يَبْتَاعَ عَلَى بَيْعِ اَخِيْهِ وَ لاَ يَخْطُبَ عَلَى خِطْبَةِ اَخِيْهِ حَتَّى يَذَرَ. احمد و مسلم


Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Orang mukmin itu saudara orang mukmin yang lain, maka tidak halal bagi seorang mukmin menawar atas tawaran saudaranya, dan tidak boleh ia meminang atas pinangan saudaranya sehingga saudaranya itu meninggalkannya”. [HR. Ahmad dan Muslim]

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: لاَ يَخْطُبُ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ اَخِيْهِ حَتَّى يَتْرُكَ اْلخَاطِبُ قَبْلَهُ اَوْ يَأْذَنَ لَهُ اْلَخَاطِبُ. احمد و البخارى و النسائى


Dan dari Ibnu Umar RA sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Tidak boleh seseorang meminang atas pinangan saudaranya sehingga peminang sebelumnya itu meninggalkan atau memberi ijin kepadanya”. [HR. Ahmad, Bukhari dan Nasai]

Jika menurut anda madharatnya lebih banyak, anda boleh saja membatalkan khitbah dengan alasan yang menurut anda lebih banyak madharatnya. Jika anda setelah melakukan shalat istiqharah kemudian meminta pendapat ke orang lain dan anda mendapatkan hasil bahwa calon pasangan anda ini, kurang baik untuk anda maka anda boleh saja membatalkan ikatan khitbah tersebut.

Yang tentu saja dalam pemutusan ini anda harus mengikutsertakan wali anda, karena khitbah merupakan suatu ikatan yang sudah melibatkan wali atau orang tua, namun konsekuensinya hanya satu yaitu anda tidak boleh menerima khitbah atau lamaran dari orang lain, beda lagi jika sudah terikat pada suatu ikatan pernikahan yang telah ada kewajiban untuk menafkahi.

Wallahu A'lam bishawab

Sumber : Kajian Ahad MPI, 17-01-2010

http://profile.ak.fbcdn.net/v22943/1681/100/n1669316176_6332.jpg
 

0 Komentar

 
 

Kirim Komentar

 
 
Nama :
E-mail :
Website :
Komentar :
Jawab :
     
   

Buku Khazanah

Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim
Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim
dr. Untung Sentosa, M.Kes., Aam Amiruddin, M.Si
Rp. 37.500,-
Kode : K0027

Mayoritas masyarakat kita masih memandang seks bukanlah prioritas penting dalam membina rumah tangga. Bahkan tidak sedik ... Baca »

PELUANG
Pusat buku bermutu karya Ust. Dr. Aam Amiruddin
www.khazanahintelektual.com
Tim Pengurus Kematian Percikan Iman | Melayani Sesuai Syariah | Telp.08122-119-189/022-4238445
tpk.percikaniman.org
Kajian Ahad Pagi Bandung @Majelis Percikan Iman
MPI (Majlis Percikan Iman)
Investasi Tiada Batas untuk Akherat yang Abadi
http://wakaf.percikaniman.org
Profil,buku,jadwal,video aktifitas Dr.Aam Amiruddin
Pusat Artikel Islam, Tanya Jawab dan Dakwah
Kontak ZIS telp.022-76888795/081802023030
Pengelola Zakat Infaq Percikan Iman ZISWAF Amany
Kumpulan Software, Program dan Aplikasi Islam
http://software-islam.percikaniman.org/