BAGAIMANA ENGKAU di HARI ESOK

Ketika sebuah pesawat jet reguler mendarat di bulan
Seorang pemuda sedang duduk di puncak salah satu bukit di sana
Memandangi pergantian siang dan malam di bumi
Menghitung pergantian waktu

Ia berkata, Hai waktu,
Selama ini aku selalu bersamamu
Meski tak pernah menyapamu
Sekarang, ajarilah aku sesuatu

Lalu sang waktu pun berkata,
Kemarin bukanlah kemarin tanpa hari ini
Hari ini adalah besoknya kemarin dan kemarinnya besok
Besok selalu setelah hari ini

Adalah sulit mengatakan ‘sekarang’
Dengan mengatakannya, maka ‘sekarang’ itu menjadi masa lalu
Namun masa lalumu selalu menjadi apa adanya kamu sekarang
Dan apa adanya kamu sekarang akan menjadi masa depanmu

Jangan kau katakan hari esok takkan datang
Karena ketahuilah bahwa ia kan menghampirimu
Tahukah kamu bagaimana keadaanmu di hari esok?
Pasti tidak, kecuali Sang Pengatur Waktu
Untungnya, kamu telah tahu,
Bagaiman keadaanmu di hari esok
Berawal dari bagaimana usahamu di hari ini

Humas PI

Humas PI

PERCIKAN IMAN ONLINE DIGITAL - Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *