Belajar Tafsir Al Qur’an Agar Tidak Sesat

Jelas ini merupakan pemanfaatan khutbah untuk kelompok. Menurut saya hal ini tidak etis karena materi khutbah Juma’t yang kategorinya nasehat bisa melenceng. Akan tetapi jika ada khotib yagg berbicara bahwa suatu negara itu akan hancur apabila pemimpinnya Zalim dan khianat, khutbah tersebut bisa dibenarkan. Saya sarankan untuk berkhutbah dengan materi-materi yang netral.

Dalam Islam berpolitik dibolehkan bahkan diwajibkan. Selama,politik digunakan untuk menghilangkan kedzaliman, mengangkat orang-orang terpuruk. Bila agama masuk kotak politik, nilai agama menjadi sempit. Bagi saya, politik merupakan kepentingan sesaat. Didunia politik, tidak ada teman abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi. Sedangkan yang abadi adalah nilai-nilai agama. Wallahu a’lam.

Humas PI

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *