Bukan CINTA Biasa

Cinta adalah sesuatu yang sangat sulit untuk diungkapkan, dijelaskan apalagi diceritakan. Takkan pernah ada habisnya ketika seseorang membahas apa itu cinta, kenapa ada mencintai?kenapa anda dicintai?apa yang menyebabkan anda jatuh cinta?uhhhh kayaknya jikalau lautan dijadikan tinta untuk menuliskan tentang apa itu cinta, takkan cukup.!

Apalagi Islam adalah agama yang penuh dengan cinta dan kasih.. waw…
Okz, tapi kali ini kita ngga ngebahas tentang si A yang cinta sama si B, atau si A yang cinta sama si B dan C atau si A cinta si B dan si B cinta si C huuu… dramatis banget… So, cinta yang seperti apa yang akan kita bahas?Ok deh, kita langsung aja. Cinta itu banyak macemnya, yang utama itu ada dua. Cinta secara vertical dan cinta secara horizontal.



قُلْ اِنْ كَانَ ابَآؤُكُمْ وَ اَبْنَآؤُكُمْ وَ اِخْوَانُكُمْ وَ اَزْوَاجُكُمْ وَ عَشِيْرَتُكُمْ وَ اَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوْهَا وَ تِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَ مَسكِنُ تَرْضَوْنَهَآ اَحَبَّ اِلَيْكُمْ مّنَ اللهِ وَ رَسُوْلِه وَ جِهَادٍ فِيْ سَبِيْلِه فَتَرَبَّصُوْا حَتّى يَأْتِيَ اللهُ بِاَمْرِه، وَ اللهُ لاَ يَهْدِى اْلقَوْمَ اْلفسِقِيْنَ. التوبة:


Katakanlah, “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan dari jihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasiq. [QS. At-Taubah : 24]

Cinta secara vertikal yaitu cinta antara makhluk dengan Khaliq (Allah swt) sedangkan cinta secara horizontal yaitu cinta antara makhluk dengan makhluk. Sudahkah kita memiliki cinta keduanya?jawabannya pasti “iya”! secara sadar ngga nyadar kita bakalan marah ketika agama kita dilecehkan, betul?itu artinya kita sudah memiliki bibit cinta secara vertikal, begitu pula cinta kita terhadap makhluk ciptaan Allah swt yang sungguh indah antara pria dan wanita.

Okz, sahabatku semuanya yang dirahmati Allah swt untuk menggapai agar cinta kita dibalas tentunya kita harus ada usaha donk, harus ada usaha yang super duper agar kita juga mendapatkan cinta yang besar pula atau dengan kata lain kita mencintai dan juga dicintai. Usaha-usaha seperti apa yang harus kita lakukan?

1.    Menjadikan yang paling utama

Kalau sahabat-sahabat dicintai oleh seseorang ingin donk, selalu diutamakan dalam hal apapun?pastinya. Nah, kalau kita ngaku sebagai muslim yang baik, yang cinta mati sama yang namanya Islam, jadikan Allah swt sebagai prioritas No Mure Uno alias no 1.

Apapun yang kita lakukan adalah semata-mata untuk Allah swt semata. Bahkan ketika kita mencintai makhluknya pun, kita harus mencintai karena atas dasar Allah swt. Maksudnya????Yups!!! untuk sahabat-sahabatku yang belum menikah nih, cari pasangan hidup yang hatinya tertaut sama Allah swt dijamin ga bakalan nyesel!

Bayangin deh, kalau kita dicintai oleh seseorang yang hatinya tertaut pada Allah, kita akan diperlakukan sedemikian spesial karena Allah nyuruh kepada seluruh umatnya untuk selalu berlaku kasih dan sayang. Uuuhh… so sweet… subhanallah.

2.    Melakukan apa yang disukai

Kalau sahabat-sahabat sedang fall’in love, pasti nyari tau donk, apa si yang do’i sukai, nyari tau apa aja dan berusaha memberikan apapun yang disukai dengan tujuan agar orang yang kamu sayangi tambah cinta sama kamu.

Nah, kalau kita-kita semua emang bener-bener pengen Allah makin sayang sama kita, kita harus pandai-pandai nih melakukan apa yang disukai sama Allah, dan hebatnya setiap apa yang disukai oleh Allah pasti disukai juga oleh makhluk lainnya, betul?kecuali iblis tentunya.

3.    Hindari apa yang tidak disukai

Kalau sudah melakukan perbuatan yang disukai, tentu saja kita harus menghindari perbuatan yang tidak disukainya. Kalau orang yang kamu sayangi ngga suka kamu ngeroko terus kamu melakukan hal itu, apa itu bakaln bikin tambah sayang?so, pasti malah bikin jengkel bukan.

Nah, Supaya Allah makin cinta n sayang sama kita-kita semua, hindari semua yang Allah larang kepada kita, dan yakin 1000% bahwa apa-apa yang Allah larang kepada kita, itu semata-mata untuk kebaikan kita juga loh.. percaya dech.

Mau bukti?Nih, misalnya Allah melarang kita untuk tidak berlebih-lebihan, salahkah?Segala sesuatu yang berlebih-lebihan emang ga baik untuk kita, jangankan yang lain. Minum obat saja jika tidak sesuai dengan dosis bukannya sembuh malah tambah penyakit baru.

4.    Beri pengorbanan penuh

Untuk mendapatkan simpatik atau cinta yang besar tentunya kita harus rela berkorban, waktu, tenaga, harta dan semua yang kita miliki. Bayangin donk gimana orang tua kita, seorang ibu yang rela berkorban perutnya membesar kaki membengkak, belum lagi badan yang menjadi tak ideal lagi demi cintanya kepada kita semua anak-anaknya.

Ayah yang bekerja tiada letih untuk memberi makan sesuap nasi kepada anak dan istrinya, semuanya penuh pengorbanan. Jika kita ngaku Islam sejati kita harus rela berkorban memberikan waktu untuk lebih jauh mengenal Allah, Islam, dan semuanya. Kalau membaca 1 surat setiap harinya saja kita sudah merasa sesak, dimana letak pengorbanan kita???

5.    Konsisten dan penuh komunikasi

Konsisten dan tetap komunikasi, salah satu cara biar kita tetap konsisten and keep contact adalah dengan cara rajin datang ke majlis ta’lim bertemu dengan orang-orang shaleh, dengan begitu insyallah kita akan konsisten.

Tapi satu hal yang perlu diingat adalah jangan pernah liat siapa yang berbicara tapi apa yang dibicarakan. Ngga peduli siapa yang berbicara asalkan ilmunya bisa bikin nambah kita jadi sholeh so what gitu loh?

Kadang suka sedih, kalau jamaah cintanya cuma sama “subjektif” artinya kalau ustadz favoritnya ada jumlah jamaah meledak, tapi kalau ustadz favoritnya berhalangan hadir, yang datang hanya setengahnya. Kalau begitu keadaannya, perlu dipertanyakan anda cinta sama apanya?Tapi, yakin dech sahabat-sahabat disini pada konsisten. Amin…

Hasilnya adalah…

Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya melebihi kecintaan kepada yang lain sebagaimana yang ditegaskan Allah dalam ayat 24 Surat At Taubah akan membuahkan kenikmatan/kelezatan iman.



ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ اْلاِيْمَانِ: اَنْ يَكُوْنَ اللهُ وَ رَسُوْلُهُ اَحَبَّ اِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَ اَنْ يُحِبَّ اْلمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ اِلاَّ ِللهِ وَ اَنْ يَكْرَهَ اَنْ يَعُوْدَ فِى اْلكُفْرِ بَعْدَ اَنْ اَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ اَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. البخارى و مسلم



Tiga perkara, barangsiapa memilikinya ia akan merasakan lezatnya iman : Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya melebihi kecintaannya kepada yang lain, cinta kepada orang lain karena Allah, dan membenci kekafiran sebagaimana ia merasa benci dicampakkan ke dalam neraka. [HR. Bukhari dan Muslim]


(irm@)

Humas PI

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *