Bencana Jepang

Bencana dan musibah dapat menimpa siapapun, negara yang dikenal dengan kecanggihan teknologipun tak luput dari bencana semuanya adalah kekuasaan Allah SWT. Bencana seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami merupakan sunatullah dan ini semata-mata dimaksudkan  untuk menunjukkan kemahakuasaan Allah swt.  Secanggih apapun negara dalam mengatasi bencana, namun ketika Allah berkehendak maka terjadilah.

أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَأْتِي الأرْضَ نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا وَاللَّهُ يَحْكُمُ لا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ وَهُوَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Dan Apakah mereka tidak melihat bahwa Sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah yang Maha cepat hisab-Nya. (Q.S Ar-Ra’d [13]: 41)

Bencana yang terjadi, merupakan suatu ujian yang diberikan Allah swt tidak hanya kepada orang yang tertimpa musibah, namun kepada kita yang tidak terkena, yaitu kita diuji sejauh mana kepekaan sosial yang kita miliki. Bencana bisa hadir kepada siapa saja yang Allah kehendaki, tidak peduli secanggih apapun yang dimiliki oleh manusia, tidak akan mampu untuk menolak sesuatu yang sudah Allah kehendaki. Namun selain bencana bisa menjadi bukti akan kekuasaan Allah, bencana juga bisa diartikan sebagai teguran yang Allah berikan kepada manusia atas perbuatan manusia sendiri.

Bencana yang terjadi di negara jepang baru-baru ini bisa saja merupakan bentuk peringatan dari Allah swt. Jika ini adalah bentuk peringatan untuk negeri sakura ini, maka Allah sedang menunjukan kekuasaannya dan memberikan kesempatan untuk dapat menyadari bahwa tiada yang luput dari genggamannya sekalipun memiliki teknologi yang sangat canggih.

Seperti yang kita ketahui Jepang telah mempunyai teknologi maju dalam penyusunan data base yang dapat menganalisa gempa bumi dan memperkirakan tsunami (aneka Jepang, 2007). Jepang menyiapkan konstruksi bangunan yang tidak mudah roboh ketika gempa melanda dan masih banyak lagi, tapi ketika Allah berkehendak apapun bisa terjadi, sekokoh apapun benteng yang dibuat sekuat apapun pertahanan yang didirikan ketika harus terjadi maka terjadilah.

Akan tetapi hal ini jangan menjadikan kita menjadi malas-malasan atau pasrah begitu saja ketika bencana datang, “jepang saja yang mempunyai teknologi tinggi tetap hancur ketika bencana alam datang, apalagi kita. Ya sudah pasrah saja sama takdir Alla swt” sikap ini juga dinilai tidak baik. Kita harus tetap memiliki persiapan yang bagus, penelitian-penelitian yang dilakukan untuk meminimalisir jatuhnya korban itu juga merupakan satu bentuk yang positif, bencana memang adalah bentuk kekuasaan Allah swt, namun kita sebagai umat manusia juga harus berusaha semaksimal mungkin untuk lebih waspada dan tau cara mengantisipasi jatuhnya banyak korban.

Tidak ada yang tidak mungkin di hadapan Allah swt, semuanya bisa saja terjadi. Jangan pernah meragukan akan kekuasaaan yang Allah miliki, maka segala sesuatunya kita harus mengembalikannya kepada Allah swt. Karena Dialah yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya, Dialah yang maha mengetahui apa-apa yang kita tidak ketahui. Semoga dengan bencana yang telah terjadi menjadikan keimanan kita semakin kuat sebaliknya keimanan yang salah menjadi Benar. Mari Saling Peduli sebagai bukti keimanan yang kita yakini.

 

Amin Ya Rabbal alamin.

–irM@–

Humas PI

Humas PI

PERCIKAN IMAN ONLINE DIGITAL - Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *