Seri : Badai Pasti Berlalu

Sahabat muslim sekalian, kita melihat betapa banyak orang di dunia ini merasa begitu terpukul ketika masalah yang cukup besar datang menghampiri dan betapa banyak orang di mabuk kepayang ketika nikmat datang bertubi-tubi. Padahal semua itu hanyalah fatamorgana kehidupan dunia yang pasti berakhir ini.

Tak jarang kita melihat banyak kasus di berita televisi, yang karena permasalahan kehidupan seperti ekonomi, perselingkuhan hingga dendam yang merenggut nyawa seseorang. Tak sedikit seorang ibu yang bunuh diri gara-gara keputus-asaan nya dalam menjalani hidup hingga nekad menghabisi nyawanya sendiri bahkan bersamaan dengan anak-anaknya. 

Masih ingat beberapa kasus bunuh diri ibu dan anak, beberapa waktu yang lalu? Kasus Ratna yang memaksa dua anaknya menenggak racun tikus yang sudah dilarutkan kedalam air mineral, setelah itu dia yang menenggak racun itu, tapi tak lama setelah melihat anaknya muntah-muntah dia pun dalam keadaan sempoyongan tak tega melihat anaknya muntah-muntah meminta pertolongan kepada tetangganya. Belum lagi kasus Markiyah yang menggendong anaknya lalu menceburkan diri ke sungai cisadane.

Beberapa kasus diatas hanya segelintir permasalahan yang ada di dunia ini, saya, anda dan semua orang yang ada di dunia ini pasti memiliki permasalahan hidup, yang mungkin pada saat ini anda sedang mengalami cobaan terberat dalam hidup anda, istilah sekarang ini sedang galau tingkat ibukota.

Sahabat muslim sekalian, ingat bahwa semua permasalahan yang ada didunia ini bak layaknya musim hujan seperti saat ini, pasti akan ada reda nya. Seperti ketika kita mendapatkan mimpi buruk dalam tidur, oleh karena itu ketika masalah datang janganlah terlalu sedih dan ketika nikmat datang janganlah terlalu senang, karena hidup ini berputar dan sementara, kadang kita tertawa kemudian menangis, kadang kita sibuk kemudian menganggur sepanjang hari, semua berputar layaknya sebuah roda.

Tidak ada perahu yg tidak menghadapi ombak dan angin besar, sebagaimana tidak pernah ada kehidupan keluarga yg tidak pernah menghadapi gelombang prahara & masalah. Namun kalau direnungkan dalam2, justru ombak & angin besar itulah yg menjadikan perahu bisa berjalan mengarungi samudera. 

Jadi, buat sahabat sekalian yang sekarang sedang mengalami cobaan yang berat jangan khawatir, karena itu hanya bagian hidup yang harus diselesaikan, yakinlah semua akan berakhir dan indah pada waktunya.

Karena sehebat-hebatnya badai pasti berlalu, dan segelap-gelapnya malam pasti berganti siang, dan cobaan ialah cara Allah untuk membuat kita lebih kuat sebelum menerima nikmat yang besar di kemudian harinya. Keep Spirit and Smile 🙂

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

 

“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3)

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan orang yang sabar dalam menghadapi setiap ketentuan-Mu. Jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang selalu bertawakkal dan bergantung pada-Mu.
 

-iRm@-

 

Humas PI

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *