Cinta Rasul BUKAN Hanya Slogan

Sebagai seorang muslim, mencintai Rasulullah Saw adalah suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar. Hal ini merupakan konsekuensi dari kesaksian kita akan kerasulan beliau SAW. Dengan berbagai macam cara seseorang akan mencurahkan usahanya untuk membuktikan cintanya. Setiap orang pun punya berbagai cara untuk membuktikannya. Namun tidak semua cara tersebut benar, ada di sana cara-cara yang (masih) keliru.

Bukti Cinta Nabi SAW tertuang sebagai berikut :
(1) Mendahulukan dan mengutamakan beliau dari siapa pun. 
Di antara bentuk mendahulukan dan mengutamakan Nabi SAW dari siapa pun yaitu apabila pendapat ulama, kyai atau ustadz yang menjadi rujukannya bertentangan dengan hadits Nabi SAW maka yang didahulukan adalah pendapat Nabi SAW. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam Asy Syafi’i, “Kaum muslimin telah sepakat bahwa siapa saja yang telah jelas baginya ajaran Rasulullah Saw, maka tidak halal baginya untuk meninggalkannya karena perkataan yang lainnya.”

(2) Membenarkan segala yang disampaikan oleh Nabi SAW

(3) Beradab, tak segan bershalawat. “Orang yang bakhil (pelit) adalah orang yang apabila namaku disebut di sisinya, dia tidak bershalawat kepadaku.”[HR.Tirmidzi]

(4) Ittiba’ (mencontoh) Nabi SAW serta berpegang pada petunjuknya.

(5) Ikut berdakwah sesuai ajaran Nabi SAW

Hakikat cinta pada Nabi SAW adalah dengan mengikuti (ittiba’) setiap ajarannya dan mentaatinya. Pastinya semakin seseorang mencintai Nabinya maka dia juga akan semakin mentaatinya. 

Cinta Allah dan Rasul-Nya BUKAN HANYA SLOGAN sehingga perlu bukti. Allah Swt berfirman (yang artinya): ”Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.Ali Imron: 31)

Mari Perbanyak berdoa : 

“Allahumma Inni As’aluka Imaanan La Yartaddu Wa Na’iiman La Yanfadu Wa Muroofaqota Muhammadin Fi A’laa Jannatil Khuldi” 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيمَانًا لَا يَرْتَدُّ، وَنَعِيمًا لَا يَنْفَدُ، وَمُرَافَقَةَ مُحَمَّدٍ فِي أَعْلَى جَنَّةِ الْخُلْدِ

“Ya Allah saya meminta kepada-Mu keimanan yang tidak akan berubah dengan kemurtadan, kenikmatan yang tiada putus, dan (aku memohon kepada-Mu) agar menjadi pendamping Muhammad SAW di derajat tertinggi dari surga yang kekal.” (HR.Ahmad)

by Humas MPI
www.percikanIMAN.org
Telp 08112216667
*****
WAKAF Husnul Khatimah
BNI no.0024463166
BJB no.0013209278100
an Yayasan Percikan Iman
*****
Layanan JEMPUT Donasi
Zakat Infaq Shodaqoh ZIS
Telp/SM : 085624121475
BBM : 2A10BB77

 

Humas PI

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *