ambulan percikan iman

Cara Menggapai Husnul Khatimah

Sabahat Percikan Iman, siapa sih yang tidak ingin masuk syurga? pasti semua menginginkan bukan? nah jalan jembatan untuk mencapai kesana adalah kematian. Ketika umur sudah habis, rizki telah ditunaikan dan takdir digariskan maka pilihan husnul khatimah atau suul khatimah tersedia untuk manusia.

Apa jadinya jika seorang yang sudah bekerja keras membangun rumah mewah ternyata membuat kesalahan kecil pada tahap penyelesaian. Kesalahan ada pada tahap instalasi listrik. Namun, akibatnya sungguh fatal. Rumah mewah yang hampir selesai tersebut terbakar dan hangus menjadi puing-puing tak berharga. Inilah yang diistilahkan dengan su’ul khatimah (akhir yang buruk).

Rasulullah SAW selalu mengajarkan agar umatnya mendapatkan husnul khatimah (akhir yang baik). Dalam doa, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca,

Sahabat MPI, berikut ini adalah beberapa cara dan harus dijaga untuk meraih Husnul khotimah

Allahummaj’al khayra ‘umri akhirahu, wakhaira ‘amali khawatimahu, wa khaira ayyami yauma liqaika


(Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan jadikan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikan sebaik-baik hariku pada saat aku bertemu dengan-Mu (di hari kiamat). (HR Ibnus Sunni).

(1) Mendirikan dan memelihara SHALAT

Shalat merupakan amalan yang akan ditanyakan pertama kali pada hari akhir nanti. Shalat adalah kewajiban bagi seluruh umat muslim, shalat menjadi media bagi seorang hamba untuk berkomunikasi secara langsung kepada Rabb-nya.

Shalat memiliki banyak keutamaan sehingga seseorang akan sangat merugi jika tidak melaksanakan shalat sesuai kewajibannya. Bahkan kebiasaan meninggalkan shalat secara terus menerus bisa dianggap sebagai kekafiran. Naudzubillah.

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (HR. Muslim).

Rasulullah SAW juga bersabda: “(Pemisah) di antara kami dan mereka (orang kafir) adalah meninggalkan shalat, karenanya barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir.” (HR. Ahmad).

Dengan menjalankan shalat tepat waktu dan memeliharan shalat dengan baik maka seorang muslim akan terhindar dari perbuatan keji dan munkar sehingga terhindar pula dari perbuatan dosa yang dimurkai Allah SWT.

(2) Mengerjakan Amal shalih dengan ILMU dan IKHLAS

Kita tidak akan pernah tahu kapan ajal akan menjemput. Namun dengan konsisten mengerjakan amal shalih secara ikhlas semata-mata karena Allah, Insyaallah kita akan siap manakala waktu kita kembali kepada Sang Pencitpta telah tiba. Dan insyaallah bisa meraih khusnul khotimah.

Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang cerdas adalah orang yang menahan hawa nafsunya dan berbuat (amal shalih) untuk (bekal) kehidupan setelah mati.” (HR. Tirmidzi).

(3) Memanfaatkan waktu atau UMUR dengan Manfaat

Waktu yang diberikan kepada kita untuk hidup di dunia sangatlah singkat. Sehingga kita akan sangat merugi jika menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan hanya untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna dan tidak memberikan manfaat baik bagi diri kita maupun orang lain.

Allah SWT berfirman: “Dan tidaklah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka, dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kalian memahaminya?” (QS. Al An’am: 32).

DOA-HUSNUL KHATIMAH

(4) Jangan pernah MEREMEHKAN DOSA KECIL kecil

Disadari atau tidak kita seringkali melakukan dosa-dosa kecil dan tidak seharusnya kita meremehkannya. Karena banyaknya dosa kecil bisa merusak iman, bahkan bisa menjadi dosa besar di hadapan Allah, Naudzubillah.

Rasulullah SAW bersabda: “Jauhilah dosa-dosa kecil karena bila berkumpul pada seseorang akan menghancurkan dirinya.” (HR. Ahmad).

(5) Senantiasa BERDZIKIR dan mengingat Allah di manapun berada

Dengan membiasakan diri untuk berdizikir maka kita akan senantiasa mengingat Allah dimanapun kita sedang berada. Allah SWT berfirman: “…laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab [33]: 35).

Dari Mu’adz bin Jabal RA, ia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW ‘Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla?’ Nabi SAW bersabda: “Engkau mati dalam keadaan lidahmu basah karena berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.” (HR. Ibnu Hiban).

Kita tidak akan pernah tahu bagaimana cara kita mati nanti dan tidak akan pernah tahu apakah kita akan mengalami khusnul khotimah ataupun su’ul khotimah. Namun yang pasti, kita harus senantiasa memperbaiki diri dengan amal shalih secara konsisten hingga akhir hayat agar bisa mencapai khusnul khotimah.

Semoga kita semua dimudahkan menjadi Husnul Khatimah

(Dari Jamaah MPI)

Humas Percikan Iman

Humas Percikan Iman

Sekretariat Galeri Dakwah Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *