percikan-iman-online-aam-amirudin

Cara Meraih Keberkahan

Siapapun manusia pasti suka diberi sehat, panjang umur, hidup bahagia dan sejahtera. Tapi ingatlah, perjalanan hidup tak selalu lurus sesuai rencana bahkan tak sejalan hukum sebab akibat. Ibarat pepatah, hidup seperti roda. Kadang di atas, kadang di bawah. Bekerja sangat keras telah dilakukan, tapi hasilnya tetap saja seperti tidak bekerja. Sudah berobat kesana-kemari dengan dana yang tak terbatas, hasilnya tetap belum sembuh.

Ada orang mudah mencari harta, dia kaya-raya, tetapi tidak berkah. Hatinya selalu gundah, penyakit datang tiap saat dan keluarganya jauh dari harmonis. Sementara itu, ada orang yang setiap harinya hanya sederhana hanya mampu makan dan minum saja. Tidur dimanapun berada. Namun Allah Swt selalu memberinya dengan kesehatan, jauh dari sakit, rasa cukup dan jauh dari kegelisahan batin.

A. Pengertian Berkah

Karena itu dalam Islam, kaum Muslim dianjurkan mencari keberkahan (barakah). Berkah (barokah) bukan harus banyak secara kuantitas. Makna Berkah Adalah suatu kebaikan yang melahirkan kebaikan yang lain dan digunakan untuk kebaikan. Atau Berkah : kebaikan yang mempunyai nilai plus.

B. Macam-macam Berkah :

  1. Berkah Harta
    Ciri harta yang berkah :Halal, bersih, manfaat (untuk diri sendiri), maslahat (untuk orang lain).
  2. Berkah Keluarga
    Jenis Keluarga yang disebutkan dalam Al Qur’an :
    a. Nabi Nuh : Suami soleh, Istri (Wali’ah) tidak soleh
    b. Fir’aun : Suami tidak soleh, Istri (Asiyah) soleh
    c. Abu Lahab : Suami dan Istri Auraa’ (Arwa) binti Harb bin Umayyah atau Ummu Jamil tidak soleh
    d. Imran : Suami, Istri, anak, cucu semua soleh

Doa agar diberi keluarga yang Shalih :
QS Al Furqan [25] : 74

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

  1. Orang orang berdoa, “Ya Tuhan, anugerahkan kepada kami pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang bertakwa”.
  2. Berkah Umur
    Umur yang semakin tua, semakin soleh. Atau umur yang mengantarkan pada kesolehan untuk Husnul Khotimah.

Doa agar diberi umur yang berkah :
QS Al Ahqaf (46) : 15

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَٰنًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.

C. Seluruh Keberkahan Berasal Dari Allah SWT

QS Ali Imran (3) : 26

قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

QS An Nahl (16) : 53

وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ ٱللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ ٱلضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْـَٔرُونَ

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.

D. Cara Meraih Keberkahan Hidup

(1) Banyak berdoa
QS Al Baqarah (2) : 186

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

(2) Harus Rajin Muhasabah >> Introspeksi diri, bercermin, melihat kelemahan.

QS Al Hasyr [59] : 18

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai, orang-orang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

(3) Muaqobah / Mujahadah >> memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh

QS Al Ankabut [29] : 69

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Orang-orang yang berjihad untuk mencari keridhoan Kami, akan Kami tunjukkan jalan-jalan Kami kepada mereka. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik

(4) Sabar

QS Ali Imran [3] : 200

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai, orang-orang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu. Tetaplah waspada dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

(5) Syukur

QS Luqman [31] : 12

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Sungguh, Kami telah memberikan hikmah kepada Lukman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah! Barang siapa bersyukur kepada Allah, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji”

Semoga kita semua dimudahkan dan berusaha untuk bisa selalu meraih keberkahan hidup.
Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin

Wallahu a’lam bisshawab

Resensi Kajian Ust Dr. Aam Amiruddin, M.Si
Masjid TSB – 3 Januari 2020 – MT Thalibatul Atifah
Ditulis oleh : Evy Vivi

 

percikan-iman-online-aam-amirudin

 

Humas PI

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency No.33A Inhoftank Bandung 40235 Telp.022-88885066 | 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *