Adakah Adzan Ketika Mengubur Mayat?

Pertanyaan yang bagus..

Ada 2 fungsi azan. Pertama, sebagai alat untuk memberitahukan bahwa waktu shalat telah tiba. Shalat wajib adalah ibadah yang telah ditentukan waktunya secara definitif, “

…Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”(Q.S. An-Nisaa 4:103).

Sebelum shalat, kita harus yakin dulu bahwa waktunya sudah masuk. Di sinilah pentingnya azan sebagai alat untuk memberitahukan bahwa waktu shalat telah tiba.

Kedua, azan berfungsi sebagai alat untuk mengajak orang shalat berjamaah. Memang di masyarakat kita ada kebiasaan kalau mayat mau dimasukkan ke lubang kubur suka diazani terlebih dahulu.

Tentu saja, ini salah alamat sebab mayat tidak mungkin memenuhi panggilan azan. Karena itu, wajar kalau tidak ada satu pun hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah saw. atau para sahabat azan saat menguburkan mayat.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa tidak perlu azan saat menguburkan mayat karena Nabi saw. tidak pernah mencontohkannya. Juga mayat tidak mungkin memenuhi panggilan azan. Azan ditujukan untuk memanggil orang hidup agar segera shalat. Wallahu A’lam

http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs016.snc1/4507_87022299105_72758764105_1738034_1504754_n.jpg

Humas PI

Humas PI

PERCIKAN IMAN ONLINE DIGITAL - Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adakah Adzan Ketika Mengubur Mayat?

Kiblat adalah titik yang menyatukan arah segenap umat Islam dalam melaksanakan shalat, tetapi titik arah itu sendiri bukanlah objek yang disembah oleh umat Islam dalam melaksanakan shalat.

Objek yang dituju dalam melaksanakan shalat hanyalah Allah swt. Jadi, kita bukan menyembah Ka’bah, tetapi menyembah Allah swt. Fungsi Ka’bah hanya menjadi titik kesatuan arah dalam shalat. Pada prinsipnya, kita diperintahkan untuk menghadap kiblat (arah Ka’bah) saat shalat, baik shalat wajib ataupun sunah. Hal ini berdasarkan firman Allah swt.

“…Hadapkan mukamu ke Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya…”(QS. Al-Baqarah 2:144)

“Abi Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda, “Apabila kamu akan melaksanakan shalat, sempurnakan wudhumu, kemudian menghadap ke kiblat, lalu bertakbir.” (H.R.Muslim)

Namun, apabila tidak memungkinkan menghadap kiblat, misalnya karena tidak tahu arah seperti yang Anda alami, atau saat shalat di kendaraan, atau ketika shalat sambil berbaring karena sakit, kemana saja kita menghadap dinilai telah menghadap arah kiblat, sebagaimana dijelaskan dalam ayat berikut.

“Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap disitulah wajah Allah. Sesungguhnya Allah maha luas rahmat-Nya lagi Maha Mengetahui.” (QS.Al-Baqarah 2:115)

Jabir memaparkan latar belakang turunnya ayat ini, “Kami telah di utus Rasulullah saw. ke Syria. Saat di tengah perjalanan, kegelapan menyelimuti kami sehingga tidak tahu arah kiblat.” Segolongan di antara kami berkata, “Kami telah mengetahui arah kiblat yaitu di sana, arah utara!” Sebagian kami berkata:, “Arah kiblat di sana, arah selatan!” Dan mereka membuat garis di tanah. Tatkala matahari terbit, ternyata garis itu tidak mengarah ke kiblat. Maka ketika kembali dari perjalanan, kami tanyakan kepada Rasulullah saw. tentang peristiwa itu, Nabi saw diam hingga turunlah ayat ini (Al-Baqarah 2:115).”

Merujuk pada ayat ini para ahli menyimpulkan, apabila kita tidak mengetahui arah kiblat, kita diperbolehkan shalat menghadap ke arah mana saja yang diyakini sebagai kiblat. Jika ternyata arah kiblat itu salah, shalatnya tetap sah, tidak perlu diulangi lagi. Wallahu A’lam.

Humas PI

Humas PI

PERCIKAN IMAN ONLINE DIGITAL - Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *