Buku Khazanah : Ibadah


Pengarang:Aam Amiruddin, M.Si
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 42.000| Ibadah

Amal yang pertama kali akan ditanya di akherat kelak adalah shalat. Jika baik shalatnya akan baik pula seluruh amalannya sehingga kita dengan bebas melenggang masuk ke syurga. Namun, jika shalat kita tidak baik, akan panjanglah urusan dan berkuranglah kesempatan kita untuk merasakan kenikmatan abadi.

Banyak sekali hal yang bisa membuat shalat menjadi tidak khusyuk. Sehingga shalat yang dilaksanakan tak berbekas, hanya menjadi sebuah penggugur kewajiban dan tidak mengubah perilaku ke arah yang lebih baik.

Shalat tidak hanya datang sebagai perintah wajib, tetapi juga disertai dengan shalat-shalat lain yang bersifat ibadah sunnah, yaitu ibadah yang mendampingi dan menjadi nilai plus bagi kita saat melaksanakannya.


Hikmahnya shalat-shalat sunnat itu akan menjadi penguat atau penyempurna shalat wajib.

Dalam buku ini dibahas secara gamplang mengenai shalat sunat. Bahkan, pembahasan tidak hanya difokuskan pada shalat sunnat yang dicontohkan Rasululloh saw tetapi dibahas juga shalat lain yang masuk dalam kategori tidak pernah dicontohkan.


Pengarang:Dr. Aam Amiruddin & MaPI
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 25.000| Ibadah

Saat bergaul dan berinteraksi dengan banyak orang, tanpa disadari kata-kata mengalir dari mulut kita seolah keluar tanpa beban. Tak jarang, bersamaan dengan keluarnya kata-kata, mengalir pula dosa, mulai dari menggunjingkan tetangga, membanggakan dan memamerkan diri, berbohong, dan perbuatan tidak terpuji lainnya.  

Semudah itu manusia melakukan dosa. Bahkan, saking terbiasanya sangat banyak dosa-dosa yang sudah tidak dirasa lagi sebagai perbuatan salah yang berat konsekuensinya.

Sebagian besar ulama sepakat bahwa dosa dibagi menjadi dua, yaitu dosa besar dan dosa kecil. Namun, berbicara "dosa yang tak dirasa" tidak selalu identik dengan dosa kecil. Pun, "dosa tak dirasa" tidak selalu berarti sebagai kecenderungan orang yang tidak sadar akan perbuatan dosa karena kecilnya. Boleh jadi, jika kita lihat fenomena yang ada, dosa besar sekalipun tidak sedikit dianggap biasa dan tidak lagi dirasa sebagai dosa karena saking seringnya dilakukan. Tentu saja, sikap seperti itu jauh lebih berbahaya dari sekadar mengabaikan dosa yang dianggap kecil. Dengan demikian, secara prinsip tidak ada bedanya antara dosa kecil dan dosa besar karena keduanya memiliki potensi ancaman datangnya azab Allah. Selain keduanya juga memiliki peluang yang sama untuk diampuni Allah Swt.

Bisa dikatakan bahwa besar dan kecilnya suatu dosa tidak diukur dengan seberapa besar ancaman siksa yang akan diterima, namun diukur dari seberapa besar kesadaran orang terhadap dosa yang dilakukannya. Boleh jadi dosa itu kecil dan remeh, namun jika dilakukan dengan terus menerus dan tidak disertai istighfar, ia akan menjelma menjadi dosa besar. Pun sebaliknya, boleh jadi dosanya besar, namun karena kesadaran tinggi akan akibat yang ditimbulkan, mendorongnya untuk bertobat dan tidak mengulanginya lagi, maka dosa tersebut sebetulnya menjadi kecil bahkan terhapus di hadapan Allah.

Besar kecilnya suatu dosa juga tidak bisa sepenuhnya dilihat dari jenis dosa tersebut. Terutama untuk menentukan jenis-jenis dosa kecil. Sejauh yang dapat saya amati dari sejumlah kitab-kitab rujukan, jarang sekali para ulama yang mengungkap secara rinci apa saja yang termasuk dosa kecil. Relativitas kecilnya dosa menunjukkan bahwa sebetulnya tidak ada yang besar jika disertai tobat dan tidak ada yang kecil jika dilakukan terus menerus. Sementara, khusus mengenai jenis-jenis dosa besar, cukup gamblang diungkap dalam sejumlah ayat dan hadits.

Dalam buku ini, Dr. Aam Amiruddin bersama dengan Redaksi MaPI mengajak kita berhuhasabah dengan mengintip ke dalam hati kita, sudah bersihkah dari penyakit mengabaikan dosa? Selain itu, dalam buku ini dipaparkan pula ibadah-ibadah mahdah yang bisa menjadi perisai dari setiap dosa dan kesalahan.


Judul Ketika Dosa Tak Dirasa; Yang Kecil pun Bisa Menjadi Besar

Penulis Dr. Aam Amiruddin & Redaksi MaPi
ISBN 978-979-3838-42-7

Ukuran 12 x 18 cm
Halaman 122 hlm

Terbit Oktober 2011

Penerbit Khazanah Intelektual

Harga Rp. 25.000,-

 

Resensi para Tokoh :

Dalam Diri orang yang kerap berbuat DOSA pasti tidak ada iman yang kokoh. Selain itu,dalam dirinya pasti tidak ada rasa MALU dan tidak takut dengan ancaman azab Allah SWT. Maka, untuk membentengi diri dari perbuatan dosa tidak lain adalah dengan memperkokoh keimanan & ketaqwaan. (KH.Zaenuddin MZ Alm.)


Dampa Negatif dari dosa bisa dirasakan oleh pelakunya secara khusus. Entah pada hati ataupun jasmaninya, dan mungkin dapat berimbas kepada orang lain, seperti perbuatan zalim dan fitnah. Diantara dampak dosa yang dapat memperburuk hati adalah terhalangnya cahaya Allah, selalu galau dan gundah hati, terganggu rasa ketakutan berinteraksi dengan orang ain, kesulitan dalam segala urusan, menjauhkan dari ketaatan, dan membuka pintu kemaksiatan yang lain. Naudzubillahi min dzaalik. Tidak mau terjebak dalam kondisi seperti itu, sudah selayaknya kita memperbanyak beristighfar dan bertobat.  (Prof.Dr.H.Dadang Kahmad, M.Si - Ketua PP Muhammadiyah & Direktur Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Hakiki tobat yaitu menyesal, meninggalkan perbuatan dosa, dan berazam untuk tidak mengulanginya lagi. Juga penting dilakukan dalam rangka bertobat adalah menghindar dari lingkungan atau pengaruh yang mendorong untuk melakukan perbuatan dosa. Selanjutnya, membaca Al Qur'an dan mentadaburinya serta senantiasa berdoa meminta ampun adalah perbuatan yang mutlak harus dilakukan agar dosa terampuni. Dosa adalah keburukan, sementara tobat adalah kebaikan. Kebaikan bisa menghapus keburukan sebagaimana air membersihkan kotoran. (Prof.Maman Abdurrahman,MA - Ketua PP Persis)



Pengarang:Ust. Dadang Khaerudin
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 38.000| Ibadah

Mayoritas Muslim “mau” melakukan istikharah hanya ketika menghadapi pilihan berskala besar dan sulit untuk diputuskan. Padahal dalam hadits di atas jelas bahwa istikharah hendaknya dilakukan untuk segala urusan bukan hanya urusan-urusan besar.


عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الإِسْتِخَارَةَ فِى الأُمُورِ كُلِّهَا، كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ القُرْآنِ، يَقُولُ : "إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ، فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الفَرِيْضَةِ {رواه البخارى

Dari Jabir bin Abdillah ra., ia berkata, ‘Rasulullah Saw. mengajar kami tentang  istikharah dalam segala urusan, sebagaimana beliau mengajar Al-Quran kepada kami’. Beliau bersabda, “Apabila kalian merasa bimbang dalam suatu urusan, maka shalatlah dua rakaat selain shalat fardhu…”.  (H.R. Bukhari)


Inilah yang menjadi tujuan buku ini, yakni membahas istikharah yang Rasulullah Saw. ajarkan dan beliau anjurkan. Ajaran dan anjuran Rasul Saw. tentang istikharah menyiratkan pentingnya perkara ini untuk dilakukan mengingat fitrah hidup manusia yang akan senantiasa dihadapkan pada permasalahan dan pengambilan keputusan. Lebih jauh lagi, beristikharah merupakan penyerahan diri seorang hamba pada setiap keputusan Allah dan akan menjadi jalan lengang dalam mendapat restu-Nya selama menjalani hidup di dunia.
Buku ini akan memandu Anda mengenal dan memahami istikharah dengan mudah mulai dari pengetahuan yang paling mendasar, yakni pengertian dan hakikat istikharah, sampai hal yang paling “misterius”, yakni mengetahui jawaban suatu istikharah. Bila menginginkan hidup yang penuh dengan kemudahan lewat “koneksi” bimbingan Allah Swt., istikharah merupakan solusi terbaik dan tentu akan lebih mudah untuk diamalkan bila benar-benar memahaminya.

beli buku


Pengarang:Ust. Dadang Khaerudin
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 48.000| Ibadah

Hal inilah yang dibahas dalam buku ini; bukan masalah kekhusukan, tetapi lebih kepada masalah kaifiyah yang banyak terlewat dan pada praktiknya hanya dianggap hal sepele dan tidak berpengaruh pada ibadah secara keseluruhan. Padahal, bisa jadi, sulitnya memperoleh shalat yang khusuk karena tata cara shalat yang belum sempurna.


Buku ini merupakan kumpulan riset penulis yang dilakukan dalam waktu yang tidak sebentar. Di dalamnya, dibahas dengan lengkap dan gamblang mengenai “hal-hal kecil” dalam ibadah yang jika dibiarkan akan menjadi besar dan merugikan. Setiap penjelasan menggunakan pendekatan yang tidak menggurui dan mendasarkan pada fenomena yang umum terjadi di kalangan umat Muslim. Disertakannya keterangan-keterangan yang ada dalam Al-Quran dan hadits sahih membuat Anda tidak perlu ragu lagi mengenai kebenaran materi yang disampaikan.

beli buku


Pengarang:Dr. Aam Amiruddin
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 198.000| Ibadah

One Stop Learning Al-Qur'an. Juz'Amma dan Terjemah. Metoda Tahfizh. Metode Tahsin. Metode Tafsir. Terjemah Lafzhiyah dan Tafsir Maknawiyah

cepat memahami al-qur'an

.

beli buku


Pengarang:Yudi Imana
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 40.000| Ibadah

Dalam buku ini anda akan menemukan :

1. Materi Tahsin/Tajwid Sederhana dan Sistematis
2. Latihan Materi dan Surat-surat Talaqqi
3. Kurikulum Pengajaran
4. 16 Skema bahan ajar dan 5 rumus dasar
5. 10 Prinsip dasar Tartil

beli buku


Pengarang:Aam Amiruddin dan M. Arifin Ilham
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 49.900| Ibadah

Orang yang berdzikir selalu ingat pada kebesaran Allah, mengakui keagungan-Nya, dan menyadari bahwa dirinya dan dunia ini merupakan ciptaan Allah, sehingga apapun yang dilakukannya semata-mata izin Allah SWT.

Menemukan makna kehidupan adalah kebutuhan mendasar sekaligus tertinggi bagi manusia. Apalagi makna yang diperoleh adalah kesadaran adanya Sang maha Kuasa sebegai penentu kehidupan dan hanya kepada-Nya kita kembali. Buku ini menghadirkan makna tersebut, sehinnga sesuai bagi siapa saja yang ingin meningkatkan ketaqwaan dan memperoleh ketentraman.

Beragam cara melakukan dzikir. Semua bertujuan untuk mengingat sang Khalik. Lalu bagaimanakah dzikir yang benar? Dalam buku ini dibahasa berbagai macam dzikir yang dicontohkan Rasululloh SAW. Sehingga, setelah membaca buku ini kita dapat melakukan dzikir dengan benar dan dapat memaknai serta menerapkannya dalam kehidupan kita. Semoga "Dzikir Orang-orang Sukses" menjadi buku yang oenuh manfaat dan berguna bagi kita dan semoga penulis selalu diberikan kesehatan dan ide-ide brilian dari Allah SWT, untuk karya-karyanya yang akan datang

Mamah Dedeh (Pengisi acara keislaman INDOSIAR)




Daftar Isi Buku :

DZIKIR
A. Pengertian Dzikir
B. Macam-Macam Dzikir
C. Keutamaan Dzikir
D. Objek Dzikir
E. Majelis Dzikir
F. Majelis Ilmu

Antara Dzikir, Istighfar dan Taubat
A. Hubungan Dzikir, Istighfar dan Taubat
B. Sayyidul Istighfar
C. Rahasia Sebuah Istighfar
D. Doa dan Taubat
E. Imbalan Para Pelaku Taubat

Dzikir dan Kesusksesan
A. Makna Dzikir dan Sukses
B. Szikir untuk mewujudkan hati yang tenang
C. Etika Dzikir

Dzikir Orang-Orang Sukses
A. Dzikir Setelah Sholat Wajib
B. Dzikir Waktu Pagi dan Sore
C. Dzikir Menjelang dan banguna TIdur
D. Dzikir Ketiak Hendak Bertahajud
E. Dzikir Ketika Berkendaraan
F. Dzikir Ketika Keluar Rumah dan Masuk Rumah
G. Dzikir Mengahadapi Syetan
H. Dzikir Untuk Meredam Amarah
I. Dzikir Masuk Pasar
J. Dzikir Ketika Terlilit HUtang
K. Dzikir Mendapatkan Nikmat
L. Dzikir Ditimpa Kesusahan & Kebimbangan
M, Dzikir Tertimpa Musibah
N. Dzikir Di Akhir Majlis
O. Dzikir dalam Istikharah
P. Dzikir Menghadapi Pernikahan & Hendak Bersetubuh
Q. Sebelum dan Sesudah Makan
R. Dzikir Menghadapi Rasa Takut


Pengarang:Ust. Aam Amiruddin, MSi Lc
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 69.000| Ibadah

BONUS : DVD PANDUAN SHALAT :)

Kenyataan di masyarakat kita saat ini, banyak sekali ragam tata cara shalat yang merujuk pada keterangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keshaihanya. Kesalahan pembelajaran di masa kecil dulu serta keengganan mencari tahu kebenaran tentang tata cara shalat menjadi sebuah kombinasi sempurna kebutaan masyarakat kita akan pelaksanaan shalat yang sesuai dengan cara Rasul.

Sebah adanya hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari menyebutkan, "Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat". Untuk inilah buku ini hadir.

Daftar Isi :

- Wudhu
- Tayamum
- Mandi
- Najis
- Azan & Iqamah
- Masjid
- Shalat
- Keringanan
- Shalat Berjamaah
- Shalat Jum'at
- Sujud
- Bedah Masalah Berkaitan dengan Shalat


Pengarang:Asep Rohiddin
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 20.000| Ibadah

Masalah adalah bagian tak terpisahkan dari hidup. Biasanya kita akan berkeluh kesah dan berputus asa ketika terperangkap dalam masalah. Tak jarang, ketatnya impitan ini membuat kita gelap mata, misalnya dengan mengakhiri hidup atau melakuakn tindakan kriminal. Ada yang kita lupakan bahwa Allah SWT selalu "membuka" telinga untuk mendengar semua keluh-kesah hambanya. Ya, kita telah melupakan doa.

Doa adalah senjata yang dapat menguatkan manusia mengahadapai segala cobaan hidup.

Bagaimana kekuatan doa dapat memompa semangat? Apa yang harus kita lakukan ketika doa yang dipanjatkan siang-malam tak kunjung dikabulkan? Lalu apa saja rahasia yang terkandung dalam doa-doa harian kita?Jawabannya akan dibahas lengkap dalam buku ini


Pengarang:Aam Amiruddin
Penerbit:Khazanah Intelektual
Rp. 45.000| Ibadah

Para ahli menyepakati bahwa doa adalah ibadah yang tidak menuntut syarat dan rukun yang ketat. Artinya doa bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Hal ini membuktikan bahwa berdoa tidak hanya dapat dilakukan ketika seorang hamba mengalami kesulitan, kepepet, atau dalam keadaan terpuruk.

Sebaliknya, hamba yang dicintai Allah adalah hamba yang datang kepada-Nya dalam keadaan lapang. Keyakinan akan pertolongan Allah, doa, serta ikhtiar, merupakan tiga hal yang tak terpisahkan. Setiap saat, sesulit apa pun situasi yang dihadapi, berbaiksangkalah kepada Allah, karena Dia tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman.