Amalan Puasa Shaum Sunnah sesuai Syariah


Adapun puasa sunnah adalah amalan yang dapat melengkapi kekurangan amalan wajib. Selain itu pula puasa sunnah dapat meningkatkan derajat seseorang menjadi wali Allah yang terdepan (as saabiqun al muqorrobun).

Lewat amalan sunnah inilah seseorang akan mudah mendapatkan cinta Allah. Sebagaimana disebutkan dalam hadits qudsi, “Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya” (HR. Bukhari no. 2506).

Shaum (Puasa) Sunnah sesuai Syariah, diantaranya .


1. Puasa Senin Kamis (HR.Tirmidzi no.747)
.
2. Puasa Daud (HR.Bukhari no.3420, Muslim no.1159
.
3. Puasa Ayyamul Bidh (HR.Bukhari no.1178)
.
4. Puasa Syawal (HR.Abu Dawud no.2438, Tirmidzi no.757)
.
5. Puasa Arafah (HR.Muslim no.1162)
.
6. Puasa Bulan Sya'ban (HR.Bukhari no.1970, Muslim no.1156)
.
7. Puasa Tasu'a (HR.Muslim no.19160)
.
8. Puasa Asyura (HR.Muslim n0.1163)
.
.
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (agama), maka Allah akan mudahkan untuknya jalan ke Syurga"