Gambar Galeri Dakwah Percikan Iman



Pahala Besar.. Jika Kita Mengerjakan Shalat Fajr - Qabliyah Shubuh
.
Dari ‘Aisyah RA, ia menyatakan, “Dua rakaat shalat Sunnah Fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan, “Dua rakaat shalat Sunnah Fajar lebih aku sukai daripada dunia semuanya.” [HR. Muslim, no. 725]

#percikaniman #percikanimanonline #shalatfajar #shalatsunnah #protokolcovid19



1. Ber-akhlak mulia bersama mereka
2. Tidak Menyakiti hatinya
3. Menuruti Perintah selama tak langgar syariah
4. Istiqomah mendoakannya
5. Meneruskan perbuatan amal baiknya

#percikaniman #percikanimanonline #berbaktiorangtua #orangtua #doa #keluargabahagia #selamat #semangatpagi #posterdakwah #pesandakwah #quoteislam #kajianmpi #infokajian #haripancasila #haripancasila2021



Hari Raya Idul Adha sebentar lagi, sudahkah sahabat siapkan qurban terbaik??

Berqurban merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi yang mampu. Dengan berqurban sahabat tidak hanya sekedar untuk mendekatkan diri kepada allah, bukan sekedar penyembelihan hewan dan aktivitas membagikan kepada mereka yang tidak mampu, namun dengan berqurban memiliki arti yang sangat penting bagi mereka khususnya anak-anak yatim dan dhuafa yang mungkin jarang sekali merasakan kenikmatan olahan daging, menjadikan mereka begembira dan bersuka cita akan datangnya hari raya idul adha.

Di Percikan Iman sahabat bisa menunaikan Ibadah Qurban Terbaik yang insyaallah dari mulai proses pemilihan sampai penyembelihan sesuai syariat islam.

Yuk sahabat kita berqurban dengan yang terbaik melalui :
BSI 7000 978 657 (kode bank : 451)
Mandiri 13000 1721 1379 (kode bank : 008)

Konfirmasi dan informasi
s.id/layananqurban
08112216667 / 081318007626

#percikaniman #percikanimanonline #percikaniman_pembinaan #percikaniman_amanahwakaf #percikaniman_pengabdian #qurban #iduladha @aam_amiruddin



“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan bagi semua makhluk.” [HR. Tirmidzi, no. 3391 dan Abu Daud, no. 5068]

#percikaniman #percikanimanonline #kajianmpi #doapagi #semangatpagi #selasa #keberkahanhidup #doaharian #doahariamuslim #doayangbaikbaik #doaibu #savepalestine #freepalestine #semangatbekerja #keluargasakinah #keluarga #bahagia



“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044)


#gerhanabulan
#gerhana
#percikaniman
#percikanimanonline
#shalatgerhana
#kajianmpi
#superbloodmoon



Semoga Kita Mampu dan Ikhlas Menjalankanya. Aamiin . Dari Abu Ayyub Al-Anshari RA, Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164)

.

Para ulama mengatakan bahwa berpuasa seperti setahun penuh asalnya karena setiap kebaikan semisal dengan sepuluh kebaikan. Bulan Ramadhan (puasa sebulan penuh) sama dengan (berpuasa) selama sepuluh bulan (30 x 10 = 300 hari = 10 bulan) dan puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan (berpuasa) selama dua bulan (6 x 10 = 60 hari = 2 bulan). (Lihat Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8:56).

 

Jadi seolah-olah jika seseorang melaksanakan puasa Syawal dan sebelumnya berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, maka dia seperti melaksanakan puasa setahun penuh. #percikaniman #puasasyawal #puasasunnah #shaumsyawal #puasa6hari #percikanimanonline #amalansunnah #savepalestine #freepalestine



“Taqabbalallahu Minna Wa Minkum”
.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerima amal kami dan amal kalian
.
Dan Menjadikan Ramadhan ini menggugah dan mengubah diri menjadi seorang yang ahli Taqwa. Tetap Istiqomah di jalan ibadah, amal shalih dan dakwah untuk ummat. Semoga ada usia untuk berjumpa dengan Ramadhan berikutnya..

Aamiin Ya Robbal Alamiin
#percikaniman #percikanimanonline #lebaran #idulfitri



“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada 10 hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan keutamaan semangat beribadah di 10 hari terakhir Ramadan. Hadis ini menceritakan sosok baginda Nabi Muhammad SAW sebagai manusia yang paling giat dalam meraih ridha` Allah SWT dengan bersungguh-sungguh memanfaatkan waktu-waktu penuh keutamaan dengan meningkatkan kualitas ketaatan, beribadah, bertaqarrub, beri’tikaf, dan mengajak anggota keluarga untuk beribadah. Kesungguhan beliau beribadah di 10 hari terakhir Ramadan melebihi kesungguhan beribadah di waktu selainnya.

Kalimat “bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir” menunjukkan anjuran untuk tidak kendor dalam beribadah di akhir Ramadan sebagaimana fakta di masyarakat. Hadis ini menunjukkan keistiqamahan beliau dalam giat beribadah sepanjang Ramadan. Semua hari di bulan Ramadan sangat istimewa dan semua muslim disarankan untuk melakukan ibadah dengan baik. Namun, 10 hari terakhir Ramadan sangat istimewa.

Setidaknya, kesungguhan beliau ini disebabkan beberapa faktor, antara lain:

Pertama, 10 hari terakhir merupakan penutup bulan Ramadan yang penuh berkah. Dan setiap amalan manusia dinilai dari amalan penutupnya.

Kedua, 10 malam terakhir adalah malam-malam yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW.

Ketiga, kerinduan akan keindahan lailatul qadar

Keempat, beliau memberikan contoh kepada umatnya agar tidak terlena dalam kesibukan mempersiapkan kebutuhan hari raya



Memasuki DETIK akhir Ramadhan, saatnya kita introspeksi diri, sepanjang Ramadhan kita dilatih, digembleng berbagai amalan ibadah dengan menahan lapar dan dahaga, serta segala hal yang dapat menghilangkan pahala puasa, agar pada akhirnya ada hasil yang didapat. Untuk bisa memperoleh kemenangan TAQWA

Mari kita introspeksi diri secara lebih mendalam, bagaimana hubungan kita dengan Allah selama Ramadhan. Barangkali hubungan dengan Allah cukup bagus namun dengan manusia ( tetangga, saudara, teman) belum menjadi baik. Perbaiki juga hubungan kita dengan manusia agar ada keseimbangan antara hablum minallah dan hablum minannas, agar kita benar-benar mencapai TAQWA setelah Ramadhan.

#percikaniman
#percikanimanonline
#idulfitri
#ramadhan



“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada 10 hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan keutamaan semangat beribadah di 10 hari terakhir Ramadan. Hadis ini menceritakan sosok baginda Nabi Muhammad SAW sebagai manusia yang paling giat dalam meraih ridha` Allah SWT dengan bersungguh-sungguh memanfaatkan waktu-waktu penuh keutamaan dengan meningkatkan kualitas ketaatan, beribadah, bertaqarrub, beri’tikaf, dan mengajak anggota keluarga untuk beribadah. Kesungguhan beliau beribadah di 10 hari terakhir Ramadan melebihi kesungguhan beribadah di waktu selainnya.

Kalimat “bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir” menunjukkan anjuran untuk tidak kendor dalam beribadah di akhir Ramadan sebagaimana fakta di masyarakat. Hadis ini menunjukkan keistiqamahan beliau dalam giat beribadah sepanjang Ramadan. Semua hari di bulan Ramadan sangat istimewa dan semua muslim disarankan untuk melakukan ibadah dengan baik. Namun, 10 hari terakhir Ramadan sangat istimewa.

Setidaknya, kesungguhan beliau ini disebabkan beberapa faktor, antara lain:

Pertama, 10 hari terakhir merupakan penutup bulan Ramadan yang penuh berkah. Dan setiap amalan manusia dinilai dari amalan penutupnya.

Kedua, 10 malam terakhir adalah malam-malam yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW.

Ketiga, kerinduan akan keindahan lailatul qadar

Keempat, beliau memberikan contoh kepada umatnya agar tidak terlena dalam kesibukan mempersiapkan kebutuhan hari raya




.
"Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima." (HR Ibnu Majah, Ahmad)



Ada do’a yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW jikalau kita bertemu dengan malam kemuliaan tersebut yaitu do’a: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).

Dari ‘Aisyah RA, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah SAW, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasulullah SAW, “

Berdo’alah:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni

(artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).”

(HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850)

#percikaniman #percikanimanonline #kajianislam #dakwah #posterdakwah #kajian #dakwahislam #aamamiruddin #pemudahijrah #hijrah #yukhijrah #malamlailatulqadr #iktikaf

Prev 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | Next