Mengusap Rambut dalam Wudhu

Ada seorang wanita berkata Ya Rasululloh SAW saya berambut panjang. Rambut saya tebal, Sabda Nabi ikatlah rambutmu, (Bagi teteh yang rambutnya panjang diikat saja dulu sebelum berwudhu, sehingga memudahkan untuk mengusap kepala sampai dengan tengkuk maupun saat membalikkan ke depan.)

Mengusap kepala itu dimulai dari kepala bagian depan, lalu menggerakkan kedua belah tangan hingga tengkuk. Kemudian mengembalikannya lagi ke tempat semula, itu yang sempurna. Tapi kalau ada orang yang mengusap sampai tengkuk tapi kembalinya tidak sampai ke depan dia sudah sah. Karena dia sudah mengusap kepala. Cuma kurang afdhol.

Dalam hal ibadah, selama kita bisa mencontoh Rosululloh SAW yang lakukan maksimal sesuai contoh tersebut. Ikhtiar mengikat rambut bisa dilakukan sejenak, supaya wudhunya sempurna. Tapi jika alasannnya malas, intinya asal mengusap saja sampai ke tengkuk supaya nggak ribet. Ya wudhunya sah, hanya sayang nilainya kurang maksimal. tadinya mau dinilai 10, tapi hanya 7..hal ini erat kaitanyya dengan masalah mental. Ada orang yang asal beres, jadi yang dihasilkan bukan pekerjaan yang terbaik.

Kalau kuliah asal lulus, walaupun ada yang lulus terhormat dengan IP diatas 3. Orang beriman harus senantiasa melakukan yang terbaik, Allah SWT sangat menyukai kerja cerdas dan kerja ikhlas. Masa sih cuma mengusap rambut saja susah ??

Humas PI

Humas PI

PERCIKAN IMAN ONLINE DIGITAL - Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mengusap Rambut dalam Wudhu

Tidak ada dalil yang mewajibkan mandi besar saat memasuki bulan Ramadhan. Jadi, puasa Anda sah walaupun tidak sempat mandi besar. Mandi besar diwajibkan apabila terjadi:

1. Hubungan Intim

Apabila suami istri melakukan hubungan intim, mereka wajib mandi saat akan melakukan shalat. Rasulullah saw. bersabda, “Apabila seseorang berhubungan intim, maka wajib mandi, baik keluar sperma ataupun tidak.” (H.R. Ahmad dan Muslim)

2. Berhenti dari Haid atau Nifas

Wanita yang berhenti dari haid atau nifas, wajib mandi besar ketika akan melakukan shalat. Rasulullah saw. bersabda kepada Fatimah binti Abi Hubaisy, “Tinggalkan shalat selama kamu haid, kemudian mandi dan shalat.” (H.R. Muttafaq ‘Alaih)

3. Keluar Sperma

Laki-laki yang keluar sperma wajib mandi apabila akan melakukan shalat. Hal ini merujuk pada apa yang disabdakan Nabi saw. “Wajib mandi itu karena keluar air (sperma).” (H.R. Muslim)

4. Mimpi Basah

Mimpi basah artinya mimpi berhubungan intim atau mimpi yang menyebabkan terjadinya orgasme pada wanita atau keluarnya sperma pada laki-laki. Apabila hal ini terjadi wajib mandi. Rasulullah saw. pernah bersabda tentang seorang wanita yang bermimpi seperti yang biasa dialami laki-laki bahwa mereka harus mandi. Ummu Salamah bertanya, ”Apakah karena itu harus mandi? Ya, disitulah kesamaan pria dan wanita.” (H.R. Muslim)

5. Hari Jumat

Mandi pada hari Jumat bagi laki-laki menurut sejumlah ahli fiqih hukumnya wajib. Dalilnya adalah hadis yang diriwayatkan Abu Said al-Khudri r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Mandi pada hari Jumat hukumnya wajib bagi orang yang sudah baligh.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Namun ada sejumlah ahli fiqih yang berpendapat bahwa mandi pada hari Jumat bagi laki-laki bukanlah wajib tapi sunnah muakkadah (sunah yang harus diprioritaskan). Hal ini berdasarkan keterangan Samurah bin Jundab r.a. bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Siapa yang berwudlu pada hari Jumat, maka baginya kebaikan dan siapa yang mandi maka mandi itu lebih utama.” (H.R. Al-Khamsah).

Silakan Anda memilih, apakah mau berkeyakinan wajib ataukah sunah. Dua pendapat tersebut sama-sama memiliki dalil. Namun kalau dicermati dari segi kualitas hadis, sesungguhnya pendapat yang mewajibkan itu dalilnya lebih kuat karena diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Berdasarkan analisis tersebut bisa disimpulkan bahwa tidak ada dalil yang mewajibkan mandi besar saat memasuki bulan Ramadhan. Namun kalau Anda melakukannya, tentu tidak dilarang karena Islam sangat menganjurkan untuk menjaga kebersihan. Syaratnya, jangan dianggap wajib. Wallahu A’lam
Humas PI

Humas PI

PERCIKAN IMAN ONLINE DIGITAL - Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667 | info@percikaniman.org

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *