Mensyukuri Nikmat Penglihatan Dengan Tes Kesehatan Mata

Percikan Iman – Apa jadinya jika nikmat melihat Allah S.W.T. cabut? Ada yang buram karena kebiasaan yang tak terkontrol, ada yang buram karena usia, bahkan ada yang Allah S.W.T. tetapkan buta, tak bisa melihat sama sekali.

Ketika nikmat melihat sedikit-demi sedikit berkurang, membaca jadi sulit, beraktifitas tidak optimal, komunikasi dengan orang sekitar terhambat. Akibatnya, produktifitas kita terganggu, kecuali kita menggunakan alat bantu, kaca mata atau lensa kontak.

Bagi mereka yang penglihatannya memburam karena usia atau Allah S.W.T. tetapkan buta sejak lahir, menerima-nya sebagai takdir merupakan yang terbaik. Namun, bagi kita yang masih realtif muda, menjaga mata tetap sehat merupakan sebentuk syukur pada Allah S.W.T.

Dengan kita bersyukur, maka Allah S.W.T. akan menjaga mata kita tetap sehat. Ketika mata sehat, kita dapat melihat dengan jelas berbagai ciptaan-Nya, mentadabburi ayat-ayat kauniyah dan qauliyah-Nya dengan “warna” yang sebenarnya.

Pegunungan yang menghijau, semburat matahari di pagi dan senja hari, dan tentunya menatap orang-orang terdekat kita.

Lantas bagaimana cara kita bersyukur dengan nikmat penghlihatan? Selain dengan menjaga pandangan hanya yang Allah S.W.T. halalkan, kita juga dapat bersyukur dengan menjaga kesehatannya.

Dengan kesadaran itu, Alhamdulillaah, para duta Percikan Iman, khususnya dari wilayah Bandung 4, menambah menu layanan kesehatan. Bertepatan dengan MPI 17 April 2022, para Duta berinisiatif mengadakan tes kesehatan mata sederhana.

Mereka menyediakan seperangkat alat untuk mengetes daya penglihatan. Dengan tes tersebut, para pasien, yakni para jama’ah MPI dapat mengetahui sehat atau tidaknya penglihatan. Juga, bagi yang terganggu karena buram, dapat mengetahui angka minus atau plus yang mereka idap.

Selain itu, sebagaimana pada momen MPI pekan sebelumnya (10 April 2022), para duta juga melanjutkan layanan tes gizi. Setiap pasien diukur berat dan tinggi badan plus tes tekanan darah. Setelah itu, pasien dapat berkonsultasi degan ahli gizi di tempat.

18

Sepemantauan penulis, hingga penghujung acara MPI 17 April, jama’ah yang terlayani sudah mencapai sekitar 240-an orang. Masya Allah.

Bagi jama’ah, sahabat MPI sekalian, yang ingin melakukan tes namun belum berksempatan, dapat mendatangi stand kesehatan di momen MPI berikutnya Insya Allah.

Dengan begitu, semoga ikhtiar kita Allah S.W.T. catat sebagai bentuk syukur kita. Ketika kita bersyukur, maka kenikmatan akan Allah S.W.T. tambah sebagaimana janji-Nya. Allah S.W.T. panjangakan usia kita dengan kesehatan yang prima. Dengan begitu, kita dapat beribadah dan beramal sholeh lebih panjang hingga akhir hayat nan husnul khotimah.

Media Dakwah Percikan Iman

Media Dakwah Percikan Iman

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *