Semarakkan Ramadhan Dengan “Qur’an Camp

Ramadhan bulan Al-Qur’an, bukan bulannya sirup …

Ramadhan bulan Qur’an, bukan bulannya sinetron …

Percikan Iman – Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, serta sebagai pembeda antara yang benar dan yang batil. Siapa pun di antaramu berada di negeri tempat tinggalnya pada bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa. Jika tidak berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan, kamu wajib menggantinya pada hari lain sebanyak hari yang ditinggalkan itu. Allah menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.

Al-Baqarah:185

Ibnu Katsir menjelaskan, Ramadhan merupakan bulan yang memang Allah muliakan dengan diturunkannya kitab-kitab pemandu manusia di bulan ini. Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama Ramadhan. Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan, Injil diturunkan pada 13 Ramadhan dan Alquran diturunkan pada 24 Ramadhan, sebagaimana dijelaskan oleh Nabi dalam hadis riwayat Imam Ahmad.

Fenomena tersebut sejatinya menyiratkan agar kita dapat berinteraksi dengan Al-Qur’an lebih dari pada waktu lainnya.

Dari para sahabat Nabi dan tabi’in kita dapat mengambil contoh atau gambaran peningkatan interaksi dengan Al-Qur’an selama Ramadhan. Sahabat Utsman bin Affan yang merupakan saudagar kaya raya mampu menghatamkan bacaan Alquran dalam satu rakaat Shalat Witir

Kemudian, Imam Syafi’i mampu khatam membaca Al-Qur’an 60 kali selama Ramadhan. Masya Allah.

Namun, sayangnya, Ramadhan bagi sebagian kalangan orang tuajustru malah identik dengan sirop .. identik dengan sinetron … atau identik dengan program komedi di waktu sahur.

Jangan biarkan anak-anak kita punya pemahaman yang sama. Mereka harus dapat memahami esensi Ramadhan sebagai bulan Al-Qur’an. Banyak berinteraksi dengan Qur’an dengan cara membaca atau menghafalnya.

Untuk itu, Yayasan Percikan Iman, melalui Firdaus menghelat Qur’an Camp pada 8-9 April 2022 lalu. Pada acara ini, 40 anakdi rentang usia kelas 4 SD hingga 2 SMP berlatih menghafal dan tadabbur Al-Qur’an.

Selama dua hari satu malam, mereka difasilitasi untuk dapat menghafal dan men-tadabbur-i surat Ar-Rahman dengan metode yang menyenangkan. Sesuai judulnya, meski berokasi Masjid Peradaban, Arjasari, mereka menginap di tenda-tenda di sekitar Masjid. Dengan begitu, suasana bertemunya ayat-ayat qauliyah dan kauniyah dapat mereka rasakan.

Dalam menghafal, anak-anak didorong agar melakukannya sesuai dengan gaya-nya masing-masing.

Oleh karena itu, di awal ada semacam tes sederhana agar kami mengetahui gaya belajar pesert, baik melalui orang tua, juga melalui quesioner yang dibagikan pada anak-anak.

Untuk tadabbur, kami menggunakan metode berbasis proyek, termasuk dalam hal ini berkebun. Untuk menguatkan, anak-anak juga diperkenalkan dengan kosa kata Arab maupun Inggris kandungan surat Ar-Rahman.

Media Dakwah Percikan Iman

Media Dakwah Percikan Iman

Yayasan Percikan Iman | Ruko Komplek Kurdi Regency 33A Jl. Inhoftank, Pelindung Hewan Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40243 Telp. 08112216667

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *